Rumah Tak Layak Huni, Kakek Lansia Hidup Dalam Keterbatasan

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Potret kehidupan penuh keprihatinan dialami warga Kertapati bernama Iwan (68), seorang duda lanjut usia yang tinggal dikawasan Jalan Tanah Malang ,RT.18 RW 04, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Selasa (20/01/2026)

Dalam usia senjanya, ia harus tegar menjalani hidup setelah di tinggal istri meninggal dunia lebih dahulu .

Kondisi rumah Iwan, jauh dari kata layak huni. Dinding papan pun sudah banyak yang rapuh dan terlepas, atap rumah banyak yang sudah hampir lepas hingga setiap kali hujan deras air masuk dan membasahi seisi rumahnya.

Saat malam, udara dingin menembus ke dalam rumah, membuat seorang yang renta ini harus bertahan hidup dengan segala keterbatasan. Perabotan rumah pun tampak seadanya, berserakan di sudut-sudut ruangan.

Beban kehidupan kakek lansia ini semakin berat, karena salah satu anaknya mengalami gangguan mental. Sehingga tidak dapat membantu menopang kebutuhan keluarga dengan kondisi ekonomi serba pas-pasan, ia hanya bisa bertahan hidup mengharap bantuan dari warga sekitar.

“Kami tinggal di rumah ini seadanya, dindingnya sudah banyak yang lepas. Kalau hujan deras, air masuk ke dalam rumah. Saya hanya bisa pasrah,” ungkap kakek lansia dengan mata berkaca-kaca.

Warga sekitar sangat prihatin melihat kondisi tersebut. Tazili selaku Ketua RW 04 kelurahan keramasan menyampaikan bahwa pihak terkait akan menindak lanjuti masalah kakek iwan yang sedang menderita sakit lumpuhnya.

Diki Ketua RT 18 bersama warga sekitar merasa sangat prihatin melihat kondisi Iwan sekarang ini sedang mengalami sakit sudah lama, dan mengalami kelumpuhan yang kurang lebih sudah satu tahun, sampai sekarang tidak bisa berjalan lagi.

“Beliau sudah lanjut usia, dan juga untuk masak sehari  haripun pakai kayu api/ puntung dan tungku, bapak ini seorang duda istrinya sudah lama meninggal dunia, dia masih harus berjuang di masa tuanya.

Ia menerangkan bahwa Iwan meniliki enam orang anak, yang dua perumpuan sudah berumah tangga/ berkeluarga dan empat anak laki lakinya kerja sehari hari sebagai tukang ojek untuk menafkahi adik adiknya.

“Dengan segala keterbatasan. Rumah yang beliau tempati memang sudah tidak layak huni lagi, dindingnya rapuh, atapnya bocor, dan setiap kali hujan deras air masuk ke dalam rumah dan kondisinya yang hampir roboh, kondisi seperti ini sangat tidak layak bagi seorang lansia,” ucapnya.

“Saya selaku ketua RT 18 sudah bermusyawarah dengan warga dan para tokoh masyarakat akan mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah, kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian khusus sehingga rumah kakek renta ini bisa segera diperbaiki agar beliau dapat tinggal dengan lebih nyaman dan aman di usianya yang sudah renta ini,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para dermawan dan pihak pihak yang memiliki rezeki lebih. Agar ikut membantu meringankan bebannya.

“Kepedulian sekecil apapun akan sangat berarti bagi beliau. Semoga dengan kebersamaan dan kepedulian kita semua, agar kakek iwan bisa menjalani sisa hidupnya dengan lebih layak dan bahagia,” pungkasnya.

Pewarta : Sar

Editor    : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai 19 Oknum Petugas Dishub Mendapatkan Sanksi Disiplin Dan Pemecatan, Kini Kadishub Kota Palembang Di Rotasi
Warga Mataram Keluhkan Minimnya Tiang PLN, Kabel Induk Melendot Hampir Menyentuh Tanah
Zaleha Menanggung Beban Keluarga Sejak Suaminya Terbaring Lemah
Keputusan Sidang Disiplin, 5 ASN Dishub Kota Palembang Di Pecat Dan 14 Lainnya Dikenakan Sanksi Administratif
Pelepasan Siswa-Siswi SMA YWKA Palembang Tahun Ajaran 2025/2026
FKP-SS Apresiasi Tim Operasional SDA DPUPR Kota Palembang, Bersihkan Aliran Sungai Mataram Dari Eceng Gondok
Pria Di Palembang Tewas Ditusuk Saudara Ipar, Polsek Kertapati Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan Dan Olah TKP
Dalam Waktu 5 Jam, Tim Basarnas Kota Palembang Berhasil Temukan Anak Tenggelam Di Sungai Mataram

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:45 WIB

Usai 19 Oknum Petugas Dishub Mendapatkan Sanksi Disiplin Dan Pemecatan, Kini Kadishub Kota Palembang Di Rotasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:58 WIB

Warga Mataram Keluhkan Minimnya Tiang PLN, Kabel Induk Melendot Hampir Menyentuh Tanah

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:20 WIB

Zaleha Menanggung Beban Keluarga Sejak Suaminya Terbaring Lemah

Senin, 4 Mei 2026 - 16:50 WIB

Keputusan Sidang Disiplin, 5 ASN Dishub Kota Palembang Di Pecat Dan 14 Lainnya Dikenakan Sanksi Administratif

Kamis, 30 April 2026 - 12:09 WIB

Pelepasan Siswa-Siswi SMA YWKA Palembang Tahun Ajaran 2025/2026

Berita Terbaru