RADARCenter, Palembang– Warga keluhkan minimnya tiang PLN, kabel induk diwilayah Rt 32 Rw 08, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, banyak yang melendot hampir menyentuh tanah.
Sebelumnya diwilayah tersebut banyak saluran listrik kurang daya (Spaning rendah), karna aliran listrik yang ada nyambung dari rumah ke rumah warga. Setelah diajukan atau dilaporkan adanya kendala tersebut ke pihak PLN Rayon Ampera, maka diadakanlah pemasangan kabel induk, tapi tidak ada penambahan tiang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, telah berapa kali pengajuan dengan proposal. Tapi sampai dengan saat ini belum juga ada tanda tanda bakal ada penambahan tiang PLN tersebut.
“Sudah berapa kali pengajuan, setiap pengajuan diharuskan membawa tokoh masyarakat, sudah berulang kali dan silih berganti tokoh masyarakat dibawa menghadap ke PLN, namun hasilnya, nol,” kata Edi Kusuma salah seorang tokoh masyarakat Rt 32 Rw 08, Kelurahan Kemas Rindo.
Edi melanjutkan, karna ini menyangkut keamanan lingkungan. Kondisi kabel induk yang semakin melendot ke tanah dan kurangnya tiang penyangga saat ini sudah masuk tahap berbahaya, terutama saat musim hujan atau angin kencang.
“Kondisi ini sangat mengancam keselamatan warga dan berpotensi memicu korsleting listrik. Kami meminta respons cepat dan tindakan nyata dari PLN untuk penambahan tiang baru, mengingat area kami sudah padat penduduk dan kabel saat ini sudah tidak layak aman. Kami harap tindakan ini tidak ditunda lagi.” tuturnya.
“Jangan sampai ada korban, baru diadakan penambahan tiang, kami berharap kepada Bapak Walikota Palembang, DPRD Kota Palembang dan Dinas terkait lainnya dapat mendengar keluhan kami ini,” tambahnya.
Saat awak media menghubungi Manager PLN Rayon Palembang, Fahmi Romadhona menyampaikan akan melakukan kroscek berkas yang diajukan terkait penambahan tiang PLN diwilayah tersebut dan Ia juga minta serlok lokasi serta nomor Ketua Rt 32 Rw 08 Kelurahan Kamas Rindo.
“Saya baru kak nyabat Manager, kalau ada kofian proposal itu, bisa kami cek, apakah proposal sudah masuk ke kami dan dari kami apakah sudah mengirim surat ke PLN terkait permohonan penambahan tiang tersebut,” ucapnya. Jumat (01/05/2026)
Ia juga menyampaikan bahwa pada hari Senin nanti akan melakukan pengecekan terkait proposal yang masuk tersebut.
“Hari Senin nanti tolong ingatkan ya kak, kito kroscek data dikantor,” ujarnya.
Pada Senin (04/05/2026) awak media kembali menghubungi Manager PLN Rayon Ampera tersebut sesuai pesannya, tapi hingga hari Selasa (05/05/2026) tidak ada respon atau jawaban dari Manager PLN Rayon Ampera. Hingga berita ini diterbitkan. (RC/Yopi)
“




















