Diduga Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Kota Palembang Anti Kritik, Ungkit Pemilukada 2024

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Diduga salah satu pejabat publik dilingkungan Pemerintah Kota Palembang anti kritik dan menjadi sorotan karena komentarnya di akun pribadi Walikota Palembang @ratudewa.

Perempuan lulusan IPDN yang menjabat sebagai Kepala Bagian
Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan yang bernama Paramiswari, S.STP M.Si, diduga telah berkomentar tidak pantas di postingan akun pribadi Walikota Palembang kepada salah satu akun publik @Palembanginfo.

Selain itu, dia juga melontarkan tuduhan yang diduga berkaitan dengan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang lalu.

“dr kemarin nn akun kau ni min y nggiring opini jelek, salah galo singgohnyo e, sampe brp postingan kuperhatike, mase imbas saket ati kalah kmr apo? Amen dak siap mangkonyo jgn nyubo2 berpolitik. sian n y,” tulisnya di kolom komentar tersebut.

Komentar yang dilontarkan oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Palembang tersebut mendapat beragam komentar dari nitizen. Banyak yang menilai jika sikap yang diberikan tersebut tidak menunjukan jika yang bersangkutan anti kritik.

“Aparatur negara adalah pelayan rakyat, sungguh ironis jika aparatur negara memaki rakyatnya yang meminta hak haknya untuk direalisasikan oleh aparatur negara itu,” tulis akun @f.muhammad3_.

Bukan hanya itu saja, nitizen menilai sikap pejabat Pemkot Palembang tersebut yang membawa Pilkada saat masyarakat memberikan komentarnya, menunjukan yang bersangkutan tidak paham dengan konteks yang disampaikan masyarakat.

“Membawa bawa dukungan politik pada Pilkada sebelumnya dalam konteks ini juga tidak relevan. Banjir terjadi hari ini dan dirasakan masyarakat sekarang, bukan saat Pilkad,” tulis pemilik akun @wandi_nazili.

Pejabat publik anti kritik adalah sikap penyelenggara negara yang tidak menghargai kritik sebagai koreksi, bahkan cenderung melakukan intimidasi terhadap masyarakat.

Sikap ini dinilai sebagai bentuk mental feodal, di mana pejabat merasa tidak perlu diawasi, menciderai hak demokrasi, dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Pewarta  : Diana

Editor      : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kedapatan Mencuri Tas Rekan Sepropesi, Tukang Keruntung Pasar Ritel Jakabaring Diamankan Petugas Keamanan
Warga Panca Usaha Di Hebohkan Dengan Kebakaran Ruko Tiga Lantai, Asap Hitam Mengepul Di Udara
SOAK Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Kejati Sumsel
Yopi Gencarkan Pembinaan Taekwondo Sejak Dini, Forum Cakar Sriwijaya Cetak Generasi Berprestasi
Polsek Ilir Barat I Ungkap Kasus Pencurian Laptop, Satu Penadah Di amankan
DPC Forum Cakar Sriwijaya Kota Palembang Kembali Gelar Aksi Jumat Berkah Di Sukarami
BAZNAS Bekerja Sama Dengan TP PKK Kota Palembang Menggelar Penyaluran Program Sehat Di Kecamatan Sukarami
Seminar Internasional Bertema Innovative Geotechnical Solutions For Futura Di Hotel Arya Duta Palembang 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kedapatan Mencuri Tas Rekan Sepropesi, Tukang Keruntung Pasar Ritel Jakabaring Diamankan Petugas Keamanan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Warga Panca Usaha Di Hebohkan Dengan Kebakaran Ruko Tiga Lantai, Asap Hitam Mengepul Di Udara

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:18 WIB

SOAK Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Kejati Sumsel

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:14 WIB

Yopi Gencarkan Pembinaan Taekwondo Sejak Dini, Forum Cakar Sriwijaya Cetak Generasi Berprestasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polsek Ilir Barat I Ungkap Kasus Pencurian Laptop, Satu Penadah Di amankan

Berita Terbaru