Viralkan! Penari Ular Cium Penonton, Konten Kreator Ogan Ilir Minta Maaf

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, OGAN ILIR – Konten kreator asal Ogan Ilir, Apriansyah mengucapkan permohonan maaf karena telah memviralkan aksi penari ular cium penonton.

Pertunjukan tarian dengan menyertakan hewan reptil itu diadakan di Desa Suka Pindah, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, pada Senin (30/03/2026) malam.

Pada video yang beredar, terlihat seorang penari ular mencium pipi tamu laki-laki di hadapan umum.

Lewat unggahan Facebook @Apriansyah, konten kreator tersebut memohon maaf kepada para penari ular.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Apriansyah mohon maaf kepada seluruh penari ular atau penari India yang ada di Suka Pindah tadi malam,” kata Apriansyah pada video unggahannya, Selasa (31/03/2026) petang.

“Saya bukan bermaksud menjelekkan atau memutuskan atau mematikan rejeki kalian. Tapi saya dengan besar hati meminta maaf kalau postingan saya atau yang saya share tersebut membuat kalian tidak senang,” ucap konten kreator dengan 32 ribu pengikut di Facebook tersebut.

“Jadi bukan maksud saya menjelekkan kalian. Namun saya minta maaf kalau membuat kalian tidak senang atau merasa janggal, atau merasa saya memutuskan rejeki kalian,” ungkapnya.

Jadi (mengunggah aksi) grup (kelompok penari ular) tersebut bukan bermaksud apa-apa. Mungkin sebagai manusia atau orang menilainya buruk. Tapi mereka (penari ular) hanya menghibur dan mencari uang. Dan jangan, intinya jangan merusak rezeki orang.

“Itu saja, sekian dari saya. Saya Apriansyah memohon maaf kepada grup penari yang tadi malam. Sekian dan terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Apriansyah.

Pewarta : Emi

Editor    : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerakan Indonesia ASRI, Program Belida Polda Sumsel, Perbaikan Jalan Di Ogan Ilir
Jembatan penghubung Desa Lubuk Segonang OI Nyaris Putus, Laporan Kades Tak Kunjung Di Tindak Lanjuti
Seperti Kebal Hukum, Diduga Oknum Kades AY Lakukan Pengerusakan Dan Pengancaman
Dinilai Lamban, Kinerja Inspektorat Muara Enim Patut Dipertanyakan
Ormas PPP Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Pemkab, Bupati Muba Sambut Langsung Ratusan Massa
Operasi Pasar Murah Ogan Ilir Sambut Idul Adha 1447 H, Beras Dijual Hanya Rp35.000 Per 5 Kg
Diduga SPBU 24.306.184 Layani Pengisian BBM Jenis Solar Ke Tandon Berskala Besar
Sejarah Asal Usul Lubuk Raman Di Wilayah Kabupaten Muara Enim, Desa Bersejarah Berusia 461 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:56 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, Program Belida Polda Sumsel, Perbaikan Jalan Di Ogan Ilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:10 WIB

Jembatan penghubung Desa Lubuk Segonang OI Nyaris Putus, Laporan Kades Tak Kunjung Di Tindak Lanjuti

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:28 WIB

Dinilai Lamban, Kinerja Inspektorat Muara Enim Patut Dipertanyakan

Senin, 11 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ormas PPP Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Pemkab, Bupati Muba Sambut Langsung Ratusan Massa

Senin, 11 Mei 2026 - 16:12 WIB

Operasi Pasar Murah Ogan Ilir Sambut Idul Adha 1447 H, Beras Dijual Hanya Rp35.000 Per 5 Kg

Berita Terbaru