RADARCenter, Palembang— Yayasan Masjid Agung (YMA) Palembang menyambut baik rencana Pemerintah Kota Palembang untuk merevitalisasi Masjid Agung Palembang.
Upaya tersebut dinilai sejalan dengan ikhtiar memperkuat syiar Islam sekaligus menjaga nilai sejarah masjid peninggalan Kesultanan Palembang.
Ketua Umum YMA Palembang sekaligus Ketua Kerukunan Keluarga Palembang (KKP), Ir. Kgs. H. Abdul Rozak, MSc, mengatakan revitalisasi Masjid Agung perlu segera direalisasikan agar kawasan masjid lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi jamaah.
“Penataan ini penting, tidak hanya untuk keindahan, tetapi juga demi kenyamanan jamaah. Pemerintah Kota Palembang telah menyatakan komitmennya membantu dari sisi desain pagar dan lanskap Masjid Agung,” ujar Abdul Rozak yang akrab disapa Cek Rozak, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, Masjid Agung Palembang telah ditetapkan sebagai masjid nasional berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Agama. Dengan status tersebut, pembiayaan Masjid Agung dapat didukung melalui APBD baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurut Cek Rozak, perhatian Wali Kota Palembang terhadap Masjid Agung dan penguatan syiar Islam sangat besar.
Walikota bahkan menyatakan kesiapannya membantu sekitar 40 persen dari total anggaran revitalisasi.
“Sisa anggaran akan kami ikhtiarkan melalui dukungan Gubernur Sumatera Selatan, serta partisipasi BUMN dan BUMD di Kota Palembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh pengurus YMA menyambut antusias rencana revitalisasi tersebut. Setelah direvitalisasi, Masjid Agung diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah yang nyaman, tetapi juga kembali berperan sebagai pusat syiar Islam di Kota Palembang dan Sumatera Selatan.
“Masjid Agung ini memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai peninggalan Kesultanan Palembang. Ke depan, masjid ini juga berpotensi menjadi destinasi wisata religi dan insyaallah akan ditetapkan sebagai cagar budaya,” katanya.
Cek Rozak berharap langkah Pemerintah Kota Palembang dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Dengan revitalisasi ini, Masjid Agung diharapkan menjadi rumah ibadah yang semakin makmur, sekaligus sarana edukasi sejarah dan wisata religi bagi umat,” tuturnya.
Pewarta : Reza
Editor : Yopi




















