Pasca Pemulihan Bencana Banjir Di Mandailing Natal Masuk Masa Krusial, Masyarakat Harapkan Transparansi Anggaran

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal (21/12/2025) – Proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini memasuki fase krusial. Di tengah upaya transisi menuju pemulihan, sorotan tajam tertuju pada pengelolaan anggaran kebencanaan yang mencapai miliaran rupiah. Keterbukaan informasi publik menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan mampu membangun ketangguhan jangka panjang.

Tokoh masyarakat Amarullah menekankan bahwa transparansi bukan sekadar angka, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral kepada warga terdampak.

Ia juga menyoroti alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD sebesar Rp5,12 miliar serta dana stimulan dari pusat senilai Rp4 miliar.

“Masyarakat harus mengetahui secara jelas alokasi dana tersebut dan apa dampaknya bagi pemulihan komunitas. Percepatan rehabilitasi infrastruktur seperti jalan dan jembatan harus prioritas, namun program pemulihan ekonomi bagi petani yang terdampak juga wajib disusun sistematis,” tegas Amarullah.

Sebagai putra daerah Amarullah berharap, koordinasi lintas lembaga antara BNPB, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan tidak hanya bersifat sementara.

“Kita ingin membangun ketangguhan masyarakat agar lebih siap menghadapi bencana di masa depan,” tambahnya.

Respons Pemerintah Daerah dan DPRD :

Menanggapi desakan transparansi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Madina memastikan bahwa penggunaan dana BTT saat ini difokuskan pada penanganan darurat dan kebutuhan mendesak.

Sementara itu, bantuan pusat senilai Rp4 miliar dialokasikan untuk kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Prinsipnya, penggunaan anggaran dilakukan dengan akuntabilitas sesuai ketentuan. Untuk detail total belanja, akan kami sampaikan pada hari kerja melalui data BPKAD agar tidak terjadi kekeliruan informasi,” ujar Sekda Madina.

Dukungan anggaran juga datang dari legislatif. Ketua DPC PDI Perjuangan Madina sekaligus anggota fraksi, Teguh W. Hasahatan, SH mengungkapkan bahwa keberlanjutan penanganan bencana telah dijamin dalam struktur anggaran terbaru.

“Dalam APBD TA 2026, telah dianggarkan kembali dana TT sebesar Rp5 miliar. Sementara untuk sisa dana TT TA 2025, saat ini masih tersedia sekitar Rp4,3 miliar,” jelas Teguh melalui pesan singkat.

Fokus Pendataan Kerugian :

Di sisi teknis, Kepala BPBD Madina, Mukhsin Nasution, S.Sos menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah bekerja ekstra dalam masa transisi pascatanggap darurat.

Fokus utama adalah melakukan pendataan kerugian secara menyeluruh untuk menentukan langkah pemulihan selanjutnya.

“Sekarang masa transisi menuju pemulihan. Kami sudah melakukan penghitungan kerugian. Fokus kami adalah memastikan masyarakat pulih terlebih dahulu,” ujar Mukhsin singkat saat dikonfirmasi via telepon.

Kini, publik menanti rincian penggunaan anggaran yang dijanjikan pemerintah daerah. Keterbukaan ini diharapkan dapat memutus rantai ketidakpastian dan mempercepat kembalinya denyut nadi ekonomi warga Mandailing Natal.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.
Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot
20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas
Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam
Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga
Bendahara SATMA AMPI Madina Desak Bupati Periksa Kades Dan BPD Muara Batang Angkola, Dugaan Pengutipan 5 Persen Peti Harus Diusut
SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan Keterlibatan Kades Rantopanjang dalam PETI: Satgas Jangan Hanya Rapat Dan Susun Rencana
Program Revitalisasi SDN 018 LP, Redaksi Media Online Serahkan Surat Konfirmasi Kepada Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:55 WIB

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Selasa, 15 September 2026 - 08:44 WIB

Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot

Kamis, 10 September 2026 - 13:33 WIB

20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam

Kamis, 3 September 2026 - 14:28 WIB

Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB