Si Jago Merah Hanguskan Kantor Lurah Tanjung Raja Utara, Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, OGAN ILIR – Sebuah bangunan bersejarah peninggalan zaman kolonial Belanda yang kini difungsikan sebagai Kantor Kelurahan Tanjung Raja Utara, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dilalap si jago merah dan ludes terbakar habis. Rabu (27/05/2026) sekira Pukul 08.00 Wib.

Foto: Bangunan kantor Lurah Tanjung Raja Utara sebelum terbakar.

Peristiwa kebakaran ini menghanguskan seluruh isi gedung serta struktur bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut, hingga saat ini penyebab pastinya kebakaran belum diketahui.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan ini merupakan salah satu saksi bisu sejarah yang masih berdiri kokoh sejak masa pemerintahan Hindia Belanda, dengan ciri khas arsitektur dan struktur bangunan yang sangat kental gaya Eropa tempo dulu.

Selama puluhan tahun, gedung bersejarah ini menjadi pusat pelayanan pemerintahan dan kegiatan masyarakat Kelurahan Tanjung Raja Utara, hingga akhirnya musnah sepenuhnya dalam peristiwa kebakaran yang terjadi.

Api dilaporkan mulai berkobar dan dengan cepat membesar, melahap seluruh bagian bangunan. Meskipun warga dan petugas berupaya memadamkan, namun karena sebagian besar struktur bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar dan usia bangunan yang sudah tua, api dengan cepat menguasai seluruh ruangan hingga gedung tidak tersisa apa-apa selain puing-puing dan sisa rangka bangunan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa penyebab yang memicu kebakaran besar ini. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait asal mula api, apakah akibat korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lainnya.

Pihak Kepolisian dan instansi terkait dikabarkan sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab sebenarnya di balik musnahnya bangunan bersejarah ini.

Warga sekitar dan tokoh masyarakat sangat menyayangkan peristiwa ini. Pasalnya, selain sebagai kantor pelayanan publik, gedung ini merupakan satu dari sedikit bangunan tua peninggalan Belanda yang masih utuh dan menjadi ciri khas wilayah Tanjung Raja.

Keberadaannya tidak hanya berfungsi administratif, tapi juga menjadi warisan sejarah yang memiliki nilai budaya dan sejarah tinggi bagi masyarakat Ogan Ilir.

Dian Septa S.Sos selaku camat Tanjung Raja menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musnahnya kantor kelurahan sekaligus bangunan bersejarah tersebut.

“Ini kerugian besar bagi kita semua, baik dari sisi pelayanan maupun hilangnya salah satu peninggalan sejarah di daerah ini. Saat ini kami masih menunggu hasil penyelidikan resmi untuk mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya,” ungkapnya.

Hingga saat ini, lokasi bekas kebakaran masih dijaga ketat oleh petugas keamanan dan kepolisian guna keperluan penyelidikan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Warga berharap penyebab kebakaran segera terungkap dan pelayanan pemerintahan dapat kembali berjalan lancar meski harus menempati tempat sementara.

Peristiwa ini menjadi kehilangan berharga bagi Ogan Ilir, karena hilangnya satu lagi aset sejarah yang menjadi bukti perjalanan panjang sejarah pembangunan di wilayah ini.

Pewarta : Emi

Editor    : Yopi Lubrek

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Pertanyakan Transparansi Dan Dampak CSR PT SPF
Bupati Muba Dampingi Gubernur Sumsel Tinjau Karhutla Di Lais
Satresnarkoba Polres Ogan Ilir Gagalkan Peredaran 400 Butir Ektasi, 2 TSK Di Amankan
FJCS Berperan Aktif Bantu Warga, Kendala Data Bansos Ogan Ilir–Batam Terselesaikan
Sat Narkoba Polres Ogan Ilir Kembali Ungkap Peredaran Sabu, 8 Paket Seberat 2,63 Gram Diamankan
Kapolres Ogan Ilir Kembalikan Langsung Motor Korban Curanmor
Polda Sumsel Diminta Tindak Tegas Dugaan Mobil Pengangkut minyak olahan Ilegal Berkedok Tangki CPO yang Bebas Melintas Di Tol Keramasan
Polres Ogan Ilir Ungkap 12 Kasus Selama Agustus Dan 13 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:13 WIB

Warga Pertanyakan Transparansi Dan Dampak CSR PT SPF

Jumat, 4 September 2026 - 16:15 WIB

Bupati Muba Dampingi Gubernur Sumsel Tinjau Karhutla Di Lais

Jumat, 4 September 2026 - 15:25 WIB

Satresnarkoba Polres Ogan Ilir Gagalkan Peredaran 400 Butir Ektasi, 2 TSK Di Amankan

Jumat, 4 September 2026 - 15:16 WIB

FJCS Berperan Aktif Bantu Warga, Kendala Data Bansos Ogan Ilir–Batam Terselesaikan

Rabu, 2 September 2026 - 21:45 WIB

Kapolres Ogan Ilir Kembalikan Langsung Motor Korban Curanmor

Berita Terbaru

Daerah

Warga Pertanyakan Transparansi Dan Dampak CSR PT SPF

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:13 WIB