RADARCenter, Ogan Ilir – Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, SH., MH melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran Kantor Kelurahan Tanjung Raja Utara, Kecamatan Tanjung Raja, hari ini, Kamis (28/05/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung dampak musibah dan menyampaikan rasa keprihatinan, sekaligus memastikan pelayanan publik bagi warga tetap berjalan lancar meski gedung kantor yang merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda itu telah ludes dilalap si jago merah.
Dalam peninjauan di lokasi kejadian, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani didampingi langsung oleh pejabat dari Pemerintah Kabupaten yakni Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Ogan Ilir Ramadon, Kepala Dinas perhubungan Edi Harpandi SE.M.Si, Stap ahli Bupati Abi Bakrin Sidik SP ,M.Si
Turut hadir dan mendampingi rombongan antara lain Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna SH .M.Si, Camat Tanjung Raja Dian Septa S.Sos, serta Lurah Tanjung Raja Utara beserta seluruh staf dan perangkat kelurahan setempat, pelaksana BPBD kabupaten di wakili Nikmat dan Satgas kecamatan Tanjung Raja
Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi pada Rabu malam (27/05/2026) sekira pukul 19.20 WIB hingga 19.30 WIB. Api dengan cepat melahap bangunan tua yang sebagian besar strukturnya terbuat dari bahan kayu, sehingga menghanguskan seluruh ruangan, peralatan kerja, hingga arsip-arsip penting pemerintahan yang ada di dalamnya.
Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai nilai Rp200 juta, dan hingga saat ini penyebab pasti kebakaran belum diketahui serta masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
Di lokasi kejadian, Wabup Ardani menelusuri sisa puing-puing bangunan bersejarah yang kini hanya menyisakan rangka dan reruntuhan.
Ia mengaku sangat menyayangkan kejadian ini, karena selain hilangnya fasilitas pelayanan masyarakat, daerah tersebut juga kehilangan satu lagi warisan sejarah yang menjadi ciri khas dan identitas wilayah Tanjung Raja.
“Saya datang ke sini mewakili Bupati untuk menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam. Ini merupakan kerugian besar bagi kita semua, bukan hanya hilangnya aset pemerintah, tapi hilangnya saksi bisu sejarah perjalanan daerah kita. Kami pastikan Pemerintah Kabupaten akan segera mengambil langkah-langkah pemulihan agar hak-hak dan pelayanan bagi masyarakat tetap terjamin dan berjalan baik,” ujar Ardani di hadapan para pejabat dan warga yang hadir.
Wabup juga menegaskan keputusan resmi bahwa seluruh pelayanan administrasi, kependudukan, dan pengurusan surat-menyurat bagi warga Tanjung Raja Utara dipindahkan sementara ke Kantor Kecamatan Tanjung Raja, mulai hari ini dan seterusnya sampai nanti ada pembangunan gedung baru atau tempat pelayanan pengganti yang layak.
“Warga tidak perlu bingung atau khawatir. Segala urusan dan jenis pelayanan tetap sama persis seperti biasa, hanya tempatnya sementara kami pindahkan ke Kantor Camat. Saya minta kepada Camat, Lurah, dan petugas BPBD Kecamatan agar segera mengamankan lokasi ini, membersihkan sisa puing, dan menata pelayanan di tempat baru agar nyaman bagi warga,” tegasnya.
Dilokasi yang sama petugas BPBD Kecamatan Tanjung Raja melaporkan bahwa kondisi di lokasi saat ini sudah dalam keadaan aman, seluruh sisa api sudah dipadamkan, dan timnya tetap bersiaga di lokasi untuk membantu proses pembersihan dan pengamanan.
Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna SH .M.Si menambahkan, tim penyidik masih terus mendalami bukti-bukti di lokasi serta keterangan para saksi mata.
“Penyebabnya belum bisa dipastikan apakah karena korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lainnya. Kami masih teliti secara mendalam dan hasil penyelidikan resmi akan kami sampaikan segera nanti,” ucapnya.
Sementara itu, staf dan perangkat kelurahan terlihat siap beradaptasi dan pindah ke tempat pelayanan baru. Mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian langsung Wakil Bupati dan jajaran dinas kabupaten yang hadir, sehingga semangat bekerja tetap terjaga meski baru saja tertimpa musibah kebakaran.
Saat ini lokasi bekas kebakaran masih dijaga ketat oleh petugas, dan masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan pelayanan sementara di Kantor Kecamatan Tanjung Raja sampai ada ketetapan lebih lanjut dari pemerintah.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi Lubrex




















