Waduuhh!!! Anggaran Makan Rapat Dinkes Ogan Ilir Rp 3,6 M, Simak Penjelasan Apa Kata Staf Perencanaan?

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Ogan Ilir — Lagi-lagi publik dikejutkan oleh pernyataan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Melalui staf perencanaan Yanti S.Km, diruang kerjanya, Senin (05/10/2025), terungkap bahwa anggaran makan rapat sebesar Rp3,6 miliar benar-benar tercatat dalam sistem dan diklaim “sesuai juknis” dari Kementerian Kesehatan RI.

Namun, dibalik penjelasan teknis yang berliku-liku, terselip satu fakta mencengangkan: uang sebesar miliaran rupiah itu ternyata sempat digelontorkan dalam satu rekening besar, lalu digeser dan dipecah-pecah setelah juknis turun dari Kemenkes.

“Awalnya dana Rp3,6 miliar itu memang masuk satu rekening, numpang dulu. Setelah juknis keluar, dana itu dipecah menjadi berbagai kegiatan lain, hingga tersisa sekitar Rp700,2 juta untuk makan minum rapat di 25 Puskesmas,” kata Yanti menjelaskan dengan nada hati-hati.

Artinya, dana yang semula disebut untuk makan rapat, kini hanya tersisa sekitar seperlima saja. Selebihnya dialihkan ke kegiatan lain, dengan alasan pergeseran teknis dan perbedaan kode rekening

Lebih miris lagi, dari keterangan yang sama terungkap pula bahwa anggaran perjalanan dinas tahun 2025 mencapai Rp11 miliar. Angka yang lagi-lagi membuat kepala rakyat geleng geleng.

Jika anggaran miliaran untuk makan rapat dan perjalanan dinas bisa selega itu, lalu bagaimana dengan anggaran untuk pelayanan rakyat kecil di Puskesmas?
Bagaimana nasib obat yang sering kosong dan alat medis yang rusak.

Pertanyaan-pertanyaan itu menggantung di udara, menunggu jawaban yang jujur. Bukan sekadar dalih “sesuai juknis”.

Rakyat tidak butuh penjelasan rumit soal “kode rekening” atau “RUP terintegrasi SIPD”.
Yang rakyat butuh hanyalah transparansi dan akuntabilitas. Uang rakyat, walau satu rupiah, adalah amanah. Dan bila benar miliaran rupiah itu hanya numpang sementara disatu rekening untuk kemudian dipecah-pecah, itu pun perlu diaudit terbuka.

Karena dibalik setiap angka besar yang tercatat dimeja birokrat, ada rakyat kecil yang menggigit bibirnya diantrean Puskesmas,
menunggu keadilan yang belum juga datang.

Pewarta : Emi

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan
Rotasi Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Masyarakat
Advokat Dirwansyah SH; Sebagian Pembayaran Hanya Aspek Untuk Meringankan Hukuman, Pidana tidak Bisa Dihapus
Musyawarah Antar Desa, BUMDes Bersama Mutiara Tanjung Raja Sampaikan Laporan Tahunan 2025
Camat Tanjung Raja Membuka Langsung Kegiatan PPG Mahasiswa SMT IV PRODI D-III Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rambang Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat
Kecelakaan Lalin Maut Tewaskan Tiga Orang, Polres Ogan Ilir Tetapkan Sopir Truck Hino Tersangka
Polres Ogan Ilir Rilis Kasus Kecelakaan Maut Pickup Vs Fuso Di Tol Palindra

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:40 WIB

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:30 WIB

Rotasi Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

Advokat Dirwansyah SH; Sebagian Pembayaran Hanya Aspek Untuk Meringankan Hukuman, Pidana tidak Bisa Dihapus

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:50 WIB

Musyawarah Antar Desa, BUMDes Bersama Mutiara Tanjung Raja Sampaikan Laporan Tahunan 2025

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:15 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rambang Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Berita Terbaru