Miris!!! Kantor Desa dan Posyandu di Tanjung Mompang Mandailing Natal Terbengkalai Tanpa Fungsi Pelayanan

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal ~ Kondisi memprihatinkan menyelimuti Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal. Dua fasilitas penting, kantor desa dan posyandu, terlihat terbengkalai dan tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

Seorang warga Mandailing Natal bernama Magrifatulloh mengaku kaget ketika mendatangi kantor desa untuk menyampaikan surat permohonan informasi publik. Ia mendapati ruangan dalam keadaan kotor, tak terawat, bahkan lantainya dipenuhi kotoran kambing.

“Saya kaget melihat kondisinya. Ini bukan hanya tidak terawat, tapi seperti tak pernah difungsikan,” ungkap Magrifatulloh saat diwawancarai.

Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya, kantor desa tersebut sangat jarang dibuka. Aparatur desa hanya datang ketika ada acara seremonial seperti posyandu atau kegiatan resmi lainnya.

Kondisi serupa juga ditemukan pada bangunan posyandu yang seharusnya menjadi tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak. Bangunan itu tampak kosong, tidak difungsikan, dan sangat kotor.

“Bangunannya seperti ditinggalkan. Seharusnya posyandu menjadi tempat pelayanan rutin bagi masyarakat, tapi kenyataannya kosong dan dibiarkan begitu saja,” tambah Magrifatulloh.

Masyarakat pun mempertanyakan fungsi dan tanggung jawab pemerintah desa terhadap fasilitas publik. Ketidakaktifan ini menimbulkan dugaan penyalahgunaan anggaran atau minimnya pengawasan dari pemerintah daerah.

Magrifatulloh mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Desa Tanjung Mompang. Ia meminta penjelasan tertulis dan transparansi terkait anggaran operasional kantor desa dan pemeliharaan fasilitas posyandu.

“Saya hanya ingin tahu, mengapa fasilitas penting seperti kantor desa dan posyandu bisa dibiarkan dalam kondisi seperti itu. Ini bukan hanya soal bangunan, tapi soal pelayanan terhadap masyarakat,” tegasnya.

Sayangnya, ketika hendak menyerahkan surat tersebut langsung ke kantor desa, bangunan tersebut dalam keadaan kosong. Surat akhirnya diterima oleh menantu kepala desa di rumah pribadi.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perangkat desa dan memastikan bahwa fasilitas publik benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. (RC/RED)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Aman Berbagi Harapan” PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis
PGK Sumut Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah.
Ikatan Alumni (IKA) PMII Sumut Ajak Masyarakat Sumut Jangan Terprovokasi Atas Konflik Terjadi Di Timur Tengah.
Relawan BONAR Sumatra Utara Resmi Bertranformasi Menjadi Organisasi Masyarakat BONAR Indonesia
Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah
Masyarakat Kota Sibolga Menolak aktivitas Penggunaan Pukat Harimau/Trawl Di Wilayah Laut Sibolga
Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut
Bupati Madina Tegas Awasi MBG Bukit Malintang, Praktik Cuci Ompreng Di Sungai Dinilai Tak Bisa Ditoleransi

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:53 WIB

Mudik Aman Berbagi Harapan” PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:00 WIB

PGK Sumut Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah.

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:39 WIB

Ikatan Alumni (IKA) PMII Sumut Ajak Masyarakat Sumut Jangan Terprovokasi Atas Konflik Terjadi Di Timur Tengah.

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:29 WIB

Relawan BONAR Sumatra Utara Resmi Bertranformasi Menjadi Organisasi Masyarakat BONAR Indonesia

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:41 WIB

Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah

Berita Terbaru