Dana Desa Hutabangun Jae Disorot, Warga Pertanyakan Program Tak Terlihat hingga Dugaan Mark Up

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal ~ Pengelolaan Dana Desa Hutabangun Jae kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mengeluhkan tidak terlihatnya bentuk nyata dari berbagai program yang dibiayai Dana Desa, baik pada Tahun Anggaran 2024 maupun 2025.

Keluhan tersebut disampaikan warga kepada media dengan syarat identitas tidak dipublikasikan. Mereka menilai sejumlah bidang penting seperti pendidikan, kesehatan, serta pengadaan perlengkapan sosial masyarakat dan keramaian tidak memberikan dampak langsung.

“Kalau di laporan anggaran dananya ada, tapi kami sebagai masyarakat tidak melihat wujud nyatanya. Pendidikan dan kesehatan misalnya, tidak jelas apa yang sudah dikerjakan,” ujar salah seorang warga.

Sorotan juga mengarah pada pengadaan lampu penerangan desa. Warga menyebut banyak lampu yang saat ini sudah rusak dan tidak lagi berfungsi, meski anggarannya terbilang besar.

“Lampu penerangan itu sekarang banyak yang mati. Kalau dananya besar, seharusnya kualitas dan perawatannya juga diperhatikan,” tambah warga tersebut.

Selain itu, warga turut menyoroti penyediaan insentif keagamaan yang diduga tidak diterima sesuai jumlah. Dugaan serupa juga muncul pada pembinaan PKK, kelompok pengajian, serta pelatihan, penyuluhan, sosialisasi, dan bimtek lembaga desa yang dinilai minim hasil.

“Nama kegiatannya ada, anggarannya ada, tapi pelaksanaannya tidak dirasakan. Bahkan ada yang menduga nilainya dikurangi,” ungkap sumber masyarakat.

Pada sektor ketahanan pangan, pengadaan perlengkapan pertanian juga dipertanyakan. Masyarakat menduga adanya praktik mark up karena peralatan yang diterima dinilai tidak sebanding dengan nilai anggaran.

Menanggapi kondisi tersebut, Muhammad Saleh, Bendahara Satma AMPI, menyatakan keprihatinannya atas dugaan penyimpangan Dana Desa Hutabangun Jae.

“Dari laporan masyarakat yang kami terima, dugaan penyelewengan Dana Desa Hutabangun Jae tidak hanya terjadi pada 2024, tetapi juga berlanjut ke 2025. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Menurutnya, Dana Desa adalah uang negara yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat. Ketika manfaatnya tidak dirasakan, maka patut diduga adanya persoalan dalam tata kelola.

“Kalau masyarakat tidak merasakan hasilnya, berarti ada yang tidak beres. Kami meminta aparat terkait mengusut tuntas dana desa Hutabangun Jae,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Hutabangun Jae belum memberikan keterangan resmi. Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi guna menjaga keberimbangan informasi sesuai prinsip jurnalistik.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan
Dana Desa Mandailing Natal Menggantung: Pengakuan Fiktif Ada, Dana Dikembalikan, LHP Inspektorat Tak Jelas
Dinas Perkim Ajukan Program Bedah Rumah Bagi Warga Kurang Mampu Di Mandailing Natal
Aliansi Gabungan Ormas Dan Ormawa Mendesak Kejaksaan Madina Periksa Kabid Diknas Pendidikan
Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Mendesak BPN dan Pemkab Madina Bertindak Tegas Atas HGU PT. Rendi Permata Raya
PMKS PT Palmaris Raya Diduga Cemari Lingkungan, SATMA AMPI Madina Harap Kapolres Baru Bertindak Tegas
PETI Diduga Seret Nama Oknum Kades, Bendahara SATMA AMPI Madina Desak Kapolres Baru Turun Tangan
Sengketa Informasi Desa Malintang Jae Berlanjut, Kepala Desa Tolak Mediasi Di Komisi Informasi

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:54 WIB

Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

Dana Desa Mandailing Natal Menggantung: Pengakuan Fiktif Ada, Dana Dikembalikan, LHP Inspektorat Tak Jelas

Senin, 2 Februari 2026 - 23:20 WIB

Dinas Perkim Ajukan Program Bedah Rumah Bagi Warga Kurang Mampu Di Mandailing Natal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:53 WIB

Aliansi Gabungan Ormas Dan Ormawa Mendesak Kejaksaan Madina Periksa Kabid Diknas Pendidikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:31 WIB

Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Mendesak BPN dan Pemkab Madina Bertindak Tegas Atas HGU PT. Rendi Permata Raya

Berita Terbaru

Mandailing Natal

Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan

Rabu, 4 Feb 2026 - 13:54 WIB