BBWS Sumatera VIII Gaspol Rehabilitasi Irigasi, Targetkan 23 Ribu Hektare Lahan Terairi

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden dan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan swasembada pangan nasional. Senin (20/10/2025)

Fauzan, staf Satker PJPA (Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air) selaku Koordinator Teknik BBWS Wilayah VIII, didampingi Nando selaku Humas BBWS, mengungkapkan bahwa tahun 2025 ini pihaknya melaksanakan sejumlah program strategis disektor irigasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Beberapa program dibagi dalam tiga tahapan. Tahap pertama mendukung kegiatan OPLA (Operasi dan Pemeliharaan Lahan) Kementan 2024 melalui rehabilitasi jaringan irigasi dibeberapa daerah kewenangan provinsi.

“Tahap kedua dilanjutkan di 12 kabupaten/kota, dan tahap ketiga akan berjalan di satu kabupaten lagi,” ujar Fauzan, Senin (20/10/2025).

Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan bahwa program ini menargetkan luas lahan irigasi yang signifikan.
• Tahap pertama: sekitar 20 ribu hektare
• Tahap kedua: sekitar 3 ribu hektare
• Tahap ketiga: ditargetkan mencapai 150 ribu hektare
Total luas lahan irigasi yang akan teraliri air melalui kegiatan ini mencapai sekitar 23 ribu hektare, mencakup Daerah Irigasi Rawa (DIR) dan Daerah Irigasi (DI) yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Terkait pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025, Fauzan menegaskan bahwa prioritas utama diberikan kepada wilayah yang diusulkan oleh pemerintah daerah.

“Usulan diverifikasi di tingkat balai. Jika dinyatakan siap dilaksanakan di lapangan, maka itu yang kami prioritaskan,” jelasnya.

Meski menghadapi sejumlah kendala, seperti masa pelaksanaan yang relatif singkat dan kondisi musim kemarau basah yang menyebabkan genangan di daerah rawa, Fauzan optimistis seluruh pekerjaan dapat rampung tepat waktu.

“Walau alat berat terkadang sulit beroperasi saat banjir, progres pekerjaan masih cukup baik. Insya Allah di akhir Desember semua target bisa tercapai,” tegasnya.

Saat ini, tahap pertama telah selesai 100 persen, tahap kedua mencapai 30–40 persen karena masih dalam pelaksanaan, sementara tahap ketiga masih dalam proses lelang.

Nando, Humas BBWS Sumatera VIII, menambahkan pesan bagi para petani yang menantikan sawahnya teraliri air.

“Tetap optimis dan semangat. Insya Allah program ini membawa keberkahan dan kesejahteraan bersama, sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Kusuma,” ujarnya.

Pewarta  : Reza

Editor      : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat
Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang
Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional
Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran
Pererat Kebersamaan Ramadan, HIPMI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
“Ngecup Tanah” Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Untuk Kolam Retensi Simpang Bandara. Ini Kata Ketua KKLDM!!!
PLN Soroti Kabel Provider Internet di Tiang Listrik, Warga Diminta Melapor Jika Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:38 WIB

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:21 WIB

Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:45 WIB

Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran

Berita Terbaru