Komite III DPD RI Soroti Transparansi SPMB 2025 di Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyambut kunjungan kerja (kunker) Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, Senin (15/09/2025), dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel, Kurniawan Abadi, mewakili Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, SH., MM.

Turut hadir pula Sekretaris Disdik Provinsi Sumsel, Misral, S.Sn., M.Sn. yang mewakili Plt. Kepala Disdik Hj. Mondyaboni, SE., S.Kom., M.Si., M.Pd., Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Sumsel Andi Bobby Wahyudi, SH., M.Si., Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Kepala Disdukcapil Sumsel Fu’adi, serta sejumlah undangan terkait.

Wakil Ketua I Komite III DPD RI, Dailami Firdaus, menegaskan bahwa tujuan kunker kali ini adalah melakukan inventarisasi permasalahan serta menyerap aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan SPMB 2025.

“Pertanyaan besar yang perlu kita jawab bersama adalah sejauh mana kesiapan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, untuk menjamin bahwa SPMB berjalan adil, transparan, dan sesuai prinsip pemerataan pendidikan,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya berbagai kendala di lapangan, mulai dari integrasi data, lemahnya pengawasan internal, hingga mekanisme sanksi atas pelanggaran yang belum jelas. Salah satu persoalan krusial adalah manipulasi domisili dan dokumen kependudukan demi meloloskan siswa ke sekolah favorit.

“Koordinasi nyata antara Disdik dan Disdukcapil sangat diperlukan untuk mencegah hal ini. Jangan sampai integritas sistem pendidikan dikorbankan hanya karena persoalan administrasi,” tegas Dailami.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sistem pengaduan masyarakat yang efektif, cepat tanggap, dan berpihak kepada rakyat kecil.

“Prinsip utama yang ingin kami tekankan adalah pemerataan akses pendidikan, validitas data sebagai kunci, kesiapan infrastruktur dan teknologi, serta penguatan sistem pengaduan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Staf Ahli Kurniawan Abadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan Komite III DPD RI ke Provinsi Sumsel.

“Kehadiran tim Komite III DPD RI ini sangat penting dalam rangka mendengarkan hasil pantauan, pengaduan, serta rekomendasi yang dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan SPMB ke depan. Dengan demikian, kualitas pendidikan di Sumsel diharapkan semakin meningkat,” ucapnya.

Kurniawan juga menjelaskan bahwa kunker Komite III DPD RI di Sumsel tidak hanya berlangsung di Disdik Provinsi, tetapi juga di SMK Negeri 8 Palembang. Dalam kesempatan itu, Syamsul Rizal selaku penyusun petunjuk teknis (juknis) SPMB SMA/SMK Tahun Ajaran 2025/2026 telah memberikan penjelasan mengenai pelaksanaannya.

“SPMB di Sumsel pada prinsipnya sudah berjalan sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Bahkan, bagi calon siswa yang tidak diterima di sekolah negeri tetap diberikan solusi dengan disalurkan ke sekolah swasta,” jelasnya.

Dengan adanya pengawasan dan evaluasi dari Komite III DPD RI, Pemprov Sumsel optimistis pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2025/2026 akan berjalan lebih baik, adil, dan transparan, serta benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pewarta : Reza

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan
Simulasi Legislasi hingga Kepala Daerah, Program Remaja Bernegara Resmi Digelar di Sumsel
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Muba, Herman Deru Minta Aktivitas Ditertibkan
Polda Sumsel Kawal Pemulangan 14 Warga Palembang Korban Dugaan TPPO Dari Kamboja
Operasi 10 Menit, Polisi Bekuk 5 Tersangka Sabu Di Camp Perkebunan Musi Rawas
Terkait Penganiayaan Dan Intimidasi 3 Wartawan Di Bangka, Ini Kata Pimpinan Redaksi RADARCenter.info!
Disetujui Gubernur, Syafaruddin Segera Dilantik sebagai Sekda Definitif Musi Banyuasin
Pererat Kebersamaan Ramadan, HIPMI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:40 WIB

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan

Kamis, 16 April 2026 - 16:44 WIB

Simulasi Legislasi hingga Kepala Daerah, Program Remaja Bernegara Resmi Digelar di Sumsel

Jumat, 3 April 2026 - 22:20 WIB

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Muba, Herman Deru Minta Aktivitas Ditertibkan

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:27 WIB

Polda Sumsel Kawal Pemulangan 14 Warga Palembang Korban Dugaan TPPO Dari Kamboja

Senin, 16 Maret 2026 - 20:01 WIB

Operasi 10 Menit, Polisi Bekuk 5 Tersangka Sabu Di Camp Perkebunan Musi Rawas

Berita Terbaru