Bahasa Palembang Jadi Mata Pelajaran Wajib, Disdik Percepat Penyusunan Kamus dan Pelatihan Guru

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang — Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus memperkuat upaya pelestarian bahasa daerah. Sejalan dengan Peraturan Wali Kota Palembang Nomor 28 Tahun 2023, Bahasa Palembang resmi ditetapkan sebagai mata pelajaran wajib mulai Tahun Pelajaran 2024–2025 di SD kelas 4–6 dan SMP kelas 7–9.

 

Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Palembang, Drs. Maju Partogi Simanjuntak, M.Si, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya fokus menyusun Kamus Bahasa Palembang sebagai referensi guru dalam proses pembelajaran. Langkah ini melengkapi revisi modul belajar bagi guru dan siswa yang telah dilakukan sebelumnya.

 

“Kami ingin memastikan pembelajaran bahasa Palembang berjalan lebih terarah dan mudah dipahami. Dengan kamus ini, guru mendapatkan panduan yang jelas dalam mengenalkan bahasa Palembang kepada siswa,” ujar Maju Partogi, Selasa (9/12/2025).

 

Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan literatur menjadi salah satu tantangan utama sehingga penyusunan kamus dan buku ajar dianggap mendesak. Apalagi, sejumlah bahasa daerah termasuk Bahasa Palembang saat ini masuk kategori terancam punah.

 

Oleh karena itu, Disdik menggandeng Balai Bahasa, budayawan, dan pegiat bahasa untuk memastikan akurasi linguistik dan muatan budaya dalam bahan ajar.

 

Di sisi lain, belum adanya perguruan tinggi yang membuka Program Studi Bahasa Palembang menjadi kendala pemenuhan tenaga pengajar. Sebagai solusi, Disdik memberikan pelatihan khusus bagi guru yang memiliki minat dan dasar kemampuan bahasa Palembang. Ke depan, pelatihan lanjutan serta sertifikasi juga akan dipersiapkan.

 

Tidak hanya dalam mata pelajaran, Disdik juga mencanangkan program pembiasaan berbahasa Palembang di sekolah seperti “satu hari berbahasa Palembang” dan sapa pagi menggunakan bahasa Palembang, agar penggunaan bahasa daerah kembali hidup dalam keseharian siswa.

 

“Harapan kita bahasa Palembang tetap lestari dan menjadi kebanggaan identitas wong kito galo, sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui kearifan lokal,” tutupnya. (*Adi)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Dan Penguatan Pengawasan Partisipatif Dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum
Dugaan Pasokan HSD Liar PT.OKI PULP Dan PAPER MILLS Guncang Publik
Akibat Angin Kencang Pohon Besar Tumbang, Menimpa Mobil Toyota Rush
Pastikan Penggunaan Senjata Api Sesuai Prosedur, Bidpropam Polda Sumsel Lakukan Penertiban Dan Pengecekan Senpi Di Polres Ogan Ilir
Polda Sumsel Musnahkan 35 Kg Sabu, 87 Tersangka Dijerat Dari Penindakan Di 182 Lokasi
Keluarga Besar Dinas Pendidikan Ogan Ilir Lepas Kepergian Sayadi Di Momen Purnabakti
Roadshow Sosialisasi Kepemimpinan Dan Kewirausahaan Karang Taruna 2026 Digelar Di Tanjung Raja
BAZNAS Kota Palembang Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026 “Bersatu dalam Keberagaman, Berkarya untuk Negeri” ​

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:29 WIB

Sosialisasi Dan Penguatan Pengawasan Partisipatif Dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum

Selasa, 3 November 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pasokan HSD Liar PT.OKI PULP Dan PAPER MILLS Guncang Publik

Senin, 2 November 2026 - 15:50 WIB

Akibat Angin Kencang Pohon Besar Tumbang, Menimpa Mobil Toyota Rush

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pastikan Penggunaan Senjata Api Sesuai Prosedur, Bidpropam Polda Sumsel Lakukan Penertiban Dan Pengecekan Senpi Di Polres Ogan Ilir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Polda Sumsel Musnahkan 35 Kg Sabu, 87 Tersangka Dijerat Dari Penindakan Di 182 Lokasi

Berita Terbaru