Warisan yang Kian Tergerus: Pengrajin Songket Muara Penimbung Gagas Pelatihan dan Pasar Daring

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Muara Penimbung — Tradisi menenun songket khas Sumatera Selatan yang sarat nilai budaya kini menghadapi ancaman kelestarian.

Para pengrajin di Dusun 2 Kampung 4 Muara Penimbung, khususnya Ibu Dewi Haritini, mengungkapkan tantangan berat akibat menurunnya minat generasi muda dan merosotnya harga jual songket dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini terungkap dalam kegiatan observasi dan wawancara mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Masyarakat, yang dilaksanakan oleh Azzahra Ulil Afiko pada 28 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari mata kuliah Analisis Kebutuhan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) yang bertujuan memahami kebutuhan belajar dan ekonomi masyarakat pengrajin tenun.

Melalui observasi langsung, mahasiswa berupaya memetakan permasalahan dan merumuskan solusi pendidikan yang dapat membantu para pengrajin, khususnya ibu rumah tangga, agar tetap produktif dan mampu mempertahankan warisan budaya tenun songket di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Menurut Ibu Dewi Haritini, salah satu pengrajin yang telah lama menekuni profesi ini, penurunan minat terhadap songket sangat terasa sejak masa pandemi Covid-19.

“Sekarang anak-anak muda lebih memilih bekerja di kota. Sejak Covid-19, harga songket juga turun karena masyarakat lebih fokus pada kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pembuatan songket yang rumit dan membutuhkan ketelatenan tinggi sering kali tidak sebanding dengan nilai jualnya.

Selain itu, keterbatasan akses pasar dan kurangnya kemampuan dalam memasarkan produk menjadi kendala utama yang dihadapi para pengrajin.

Dari hasil analisis, mahasiswa menyimpulkan bahwa diperlukan pelatihan keterampilan menenun dan pemasaran digital secara berkelanjutan.

“Banyak pengrajin belum memiliki kemampuan menenun yang maksimal dan belum memahami cara memasarkan produknya secara online. Pelatihan dan pendampingan seperti itu sangat dibutuhkan agar mereka bisa bersaing di era digital,” jelas Azzahra Ulil Afiko.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kerajinan songket Muara Penimbung (Kabupaten Ogan Ilir).

Dukungan dalam bentuk pelatihan, promosi digital, serta penguatan akses pasar diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, sekaligus melestarikan warisan budaya Sumatera Selatan yang kian tergerus oleh arus modernisasi. (*Red/RC)

 


Sumber: Azzahra Ulil Afiko | Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Ogan Ilir Berduka, Anggota Sat Samapta Pejuang Karhutla yang Berdedikasi Tinggi Tutup Usia
Sat Res PPA Dan PPO Polres Ogan Ilir Ungkap Kasus KDRT, Suami Aniaya Istri hingga Alami Luka Memar
Wujud Kepercayaaan Dan Dukungan Terhadap Operasi Musi 2026, Polsek Indralaya Terima Serahan Senpi Rakitan Dari Masyarakat
Polda Sumsel Bersama Forum Kepala Desa Gelar FGD Dan Sosialisasi Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas Jalanan/ Begal
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan
PT Sinergi Gula Nusantara Gelar Buka Giling Tahun 2026, Wujudkan Optimalisasi Hasil Dan Sinergi Nasional
Madrasah Diniyah Az-Zahra Meranjat III Gelar Wisuda Dan Pentas Seni 
Polsek Tanjung Raja Respon Cepat Penemuan Mayat Pria Muda Di Terminal Pasar Tanjung Raja

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16 WIB

Polres Ogan Ilir Berduka, Anggota Sat Samapta Pejuang Karhutla yang Berdedikasi Tinggi Tutup Usia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:12 WIB

Sat Res PPA Dan PPO Polres Ogan Ilir Ungkap Kasus KDRT, Suami Aniaya Istri hingga Alami Luka Memar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:54 WIB

Polda Sumsel Bersama Forum Kepala Desa Gelar FGD Dan Sosialisasi Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas Jalanan/ Begal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:58 WIB

Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:40 WIB

PT Sinergi Gula Nusantara Gelar Buka Giling Tahun 2026, Wujudkan Optimalisasi Hasil Dan Sinergi Nasional

Berita Terbaru