Terbaik I Anugerah Inovator 2025, Derga Karenza Harumkan Bapenda Sumsel

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar Anugerah Inovator Sumatera Selatan 2025 di Griya Agung, Senin (24/11). Ajang tahunan ini menjadi wadah apresiasi bagi para pelopor gagasan terbaik daerah, mulai dari pelajar, mahasiswa, akademisi, ASN, hingga sektor swasta yang menghadirkan solusi kreatif untuk kemajuan publik.

Salah satu penghargaan paling bergengsi pada malam itu diraih oleh Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan, H. Derga Karenza, S.P., M.M., yang dinobatkan sebagai Terbaik I Pemilihan Inovator Provinsi Sumsel Tahun 2025 untuk Kategori ASN Pemerintah Provinsi Sumsel Inovatif.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa inovasi lahir bukan hanya dari kecerdasan dan pengalaman, tetapi keberanian mengambil langkah berbeda.

“Banyak orang pintar, banyak yang berpengalaman. Tapi tidak semua berani berinovasi. Kunci pertama inovasi itu keberanian,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, seorang inovator adalah figur yang tidak sekadar mengikuti arus, melainkan mencari terobosan meskipun dari hal-hal yang terlihat kecil. Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam menyediakan ruang, regulasi yang jelas, serta ekosistem yang aman bagi tumbuhnya inovasi.

“Saya mohon izin kepada para inovator penerima penghargaan agar inovasinya dapat digunakan pemerintah untuk kepentingan masyarakat luas,” pesan Gubernur.

* ROS: Terobosan yang Ubah Retribusi Menjadi Full Digital

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah ROS (Retribusi Online Sumsel)—sistem digital yang mengubah mekanisme pembayaran retribusi dari tunai menjadi non-tunai. Terobosan ini berhasil menyabet penghargaan ASN Terinovatif Sumsel 2024 dan terus mendapatkan pengakuan hingga tahun ini.

Sekretaris Bapenda, Derga Karenza, menjelaskan bahwa ROS dirancang untuk menghadirkan transparansi, akurasi, dan percepatan pelaporan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tidak ada lagi cerita tiket sobek atau bolak-balik. Semua transaksi langsung tercatat real-time ke laporan PAD,” jelasnya.

ROS telah memasuki tahap soft launching sejak Desember 2024 dan kini diujicobakan pada delapan lokasi. Dari total 38 objek retribusi, penyediaan perangkat oleh Bank Sumsel Babel masih berlangsung sebelum grand launching digelar bersama Gubernur Sumsel. Inovasi ini turut mendapat dukungan kuat dari Inspektorat, KPK, dan Kemendagri.

“Zaman sekarang makan bakso saja keluar struk. Masa di objek pemerintah tidak? Dengan ROS, insyaallah kebocoran bisa ditekan hingga 0%. Kami bekerja keras, tidak autopilot. Ini untuk kemudahan masyarakat dan peningkatan PAD Sumsel,” tegas Derga.

Inovasi ROS bahkan berhasil menembus posisi 8 besar nasional dari 34 provinsi, dan kini tengah bersaing di tingkat nasional.

Anugerah Inovator Sumatera Selatan 2025 tidak sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk menumbuhkan budaya inovasi lintas sektor. Para peserta dari beragam latar belakang diberi ruang untuk menampilkan gagasan yang dapat memperbaiki layanan publik, meningkatkan efisiensi kerja, serta menciptakan peluang transformasi lebih besar.

“Inovasi adalah jalan menuju masa depan. Selama kita berani, Sumatera Selatan akan selalu punya ruang untuk melahirkan karya hebat,” tutup Gubernur.

Dengan lahirnya berbagai inovasi baru, termasuk sistem ROS, harapan untuk peningkatan kualitas layanan publik serta optimalisasi pendapatan daerah semakin terbuka luas. Sumatera Selatan menegaskan diri sebagai provinsi yang terus bergerak maju, merangkul para inovator sebagai mitra strategis pembangunan.

Pewarta  : Reza

Editor      : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIGM Palembang Menggelar Open Campus Dan Dies Natalis Ke-18 Tahun 2026
DPD AMKI Sumsel Dilantik, Fredi Kurniawan Diberi Mandat Nakhodai AMKI Ogan Ilir
Sejarah Asal Usul Lubuk Raman Di Wilayah Kabupaten Muara Enim, Desa Bersejarah Berusia 461 Tahun
Ir. H. Mawardi Yahya Salah Satu Tokoh Pelopor Sejarah Terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir
Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan
Simulasi Legislasi hingga Kepala Daerah, Program Remaja Bernegara Resmi Digelar di Sumsel
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Muba, Herman Deru Minta Aktivitas Ditertibkan
Polda Sumsel Kawal Pemulangan 14 Warga Palembang Korban Dugaan TPPO Dari Kamboja

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:57 WIB

UIGM Palembang Menggelar Open Campus Dan Dies Natalis Ke-18 Tahun 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:19 WIB

DPD AMKI Sumsel Dilantik, Fredi Kurniawan Diberi Mandat Nakhodai AMKI Ogan Ilir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:28 WIB

Sejarah Asal Usul Lubuk Raman Di Wilayah Kabupaten Muara Enim, Desa Bersejarah Berusia 461 Tahun

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:36 WIB

Ir. H. Mawardi Yahya Salah Satu Tokoh Pelopor Sejarah Terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:40 WIB

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan

Berita Terbaru