RADARCenter, Palembang – Sebuah insiden penganiayaan dan pengeroyokan menimpa seorang remaja bernama Kamas M Utama Dinata (17) warga Lombungan Kota Palembang. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (06/01/2026) di kawasan Kambang Iwak tepat didepan rumah dinas Walikota Palembang.

Menurut keterangan korban, kejadian tersebut bermula saat dirinya sedang menikmati makan malam di Mie Gacoan, Jalan KH Ahmad Dahlan. Setelah selesai makan, korban yang hendak puglang tiba-tiba dihampiri oleh teman temannya yang mengajak untuk berjalan-jalan.
“Sebentar dulu, pulang mas, kita jalan-jalan,” ujar Kemas menirukan ucapan para pelaku.
Sesampainya di kawasan Kambang Iwak, tepat di depan rumah dinas Walikota, korban bersama teman-temannya dihadang oleh sekelompok orang yang diduga terlibat cekcok dengan salah satu teman korban.
Meskipun Kemas (Korban) merasa tidak memiliki masalah dengan mereka, ia berusaha untuk menghindar. Namun, sialnya, korban justru menjadi sasaran pengeroyokan yang dilakukan oleh belasan orang.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami lebam dan luka-luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Mendengar kejadian yang dialami korban tersebut, orang tua korban tidak terima dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang.
Ibu korban, yang masih merasa terkejut dan marah, menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan tersebut. “Perbuatan mereka sangat biadab dan kejam. Anak saya yang tubuhnya kecil ini dihajar oleh belasan orang. Saya harap hukum dapat ditegakkan dengan adil,” ujar sang ibu, dengan harapan besar agar pelaku segera ditangkap.
“Semoga Kapolrestabes Palembang yang baru, Kapolda Sumsel, Kapolri, dan Bapak Presiden yang kami cintai, Pak Prabowo, dapat memberikan keadilan bagi kami,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepolisian Polrestabes Palembang belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Pewarta : Bang One
Editor : Yopi




















