Banjir Kembali Melanda Diwilayah Mataram Kertapati

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Hingga Januari 2026, wilayah Kecamatan Kertapati Kota Palembang, dikawasan Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, tetap menjadi salah satu titik rawan banjir kronis yang sering tergenang akibat curah hujan tinggi dan meluapnya air Sungai Musi.

Jalan jalan yang merupakan akses warga sehari hari diwilayah Rt 32 Rw 08 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati, banyak yang tenggelam.

Dampak dari banjir tersebut, kendaraan R2 warga banyak yang dititipkan ke rumah rumah keluarganya yang berada di dataran tinggi, karna akses menuju ke rumah mereka banyak yang tergenang banjir yang cukup tinggi.

“Terpaksa motor kami titip dengan dirumah keluarga dan tetangga yang berada di dataran tinggi, sebab kalau kami paksakan melewati jalan itu, sudah dapat dipastikan mesin motor kami pasti tenggelam,” kata Aman salah seorang warga kepada awak media. Senin (05/01/2026)

Disinggung apakah banjir tersebut terjadi setiap tahun, jawabnya tidak. “Banjir seperti ini terjadi tidak setap tahun, telah berapa tahun ini tidak pernah terjadi banjir seperti ini,” ucapnya.

“Banjir sebelumnya pernah melanda diwilayah sini, lebih besar dari ini, hampir semua jalan terendam air cukup tinggi. Semoga tahun ini tidak terjadi banjir seperti tahun yang sudah sudah,” ungkapnya.

Berikut adalah kondisi terkini terkait situasi banjir di kawasan tersebut:

Penyebab Utama: Genangan di Jalan Mataram umumnya dipicu oleh hujan deras terus-menerus yang menyebabkan air Sungai Musi meluap serta rendahnya dataran diwilayah tersebut.

Dalam beberapa kejadian signifikan, ketinggian banjir di Jalan Mataram Rt 32 dapat mencapai 50 cm, yang merendam baik akses jalan maupun perkarangan rumah warga disekitarnya.

Banjir di titik ini sering kali menyebabkan akses lalu lintas warga terganggu, karena adanya ancaman curah hujan ekstrem.

Bagi warga yang akan melintasi area Jembatan Kuning Kertapati, khususnya dibeberapa titik diwilayah Rt 32. Agar disarankan mencari jalur alternatif, jangan sampai terjebak dilokasi banjir tersebut.

Pewarta : Edi K

Editor      ; Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Ogan Ilir Berduka, Anggota Sat Samapta Pejuang Karhutla yang Berdedikasi Tinggi Tutup Usia
Sat Res PPA Dan PPO Polres Ogan Ilir Ungkap Kasus KDRT, Suami Aniaya Istri hingga Alami Luka Memar
Wujud Kepercayaaan Dan Dukungan Terhadap Operasi Musi 2026, Polsek Indralaya Terima Serahan Senpi Rakitan Dari Masyarakat
Polda Sumsel Bersama Forum Kepala Desa Gelar FGD Dan Sosialisasi Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas Jalanan/ Begal
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan
PT Sinergi Gula Nusantara Gelar Buka Giling Tahun 2026, Wujudkan Optimalisasi Hasil Dan Sinergi Nasional
Madrasah Diniyah Az-Zahra Meranjat III Gelar Wisuda Dan Pentas Seni 
Polsek Tanjung Raja Respon Cepat Penemuan Mayat Pria Muda Di Terminal Pasar Tanjung Raja

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16 WIB

Polres Ogan Ilir Berduka, Anggota Sat Samapta Pejuang Karhutla yang Berdedikasi Tinggi Tutup Usia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:12 WIB

Sat Res PPA Dan PPO Polres Ogan Ilir Ungkap Kasus KDRT, Suami Aniaya Istri hingga Alami Luka Memar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:54 WIB

Polda Sumsel Bersama Forum Kepala Desa Gelar FGD Dan Sosialisasi Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas Jalanan/ Begal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:58 WIB

Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:40 WIB

PT Sinergi Gula Nusantara Gelar Buka Giling Tahun 2026, Wujudkan Optimalisasi Hasil Dan Sinergi Nasional

Berita Terbaru