Diduga Tender Ulang, Penataan Taman Musi II Menimbulkan Pertanyaan, BPK Di Minta Audit “Uji Petik” Pengerjaan Dan Anggaran

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Diduga Tender Ulang, proses pengadaan pekerjaan penataan taman bawah jembatan Musi II Palembang timbulkan tanda tanya. Para pekerja telah melakukan pengerjaan tersebut, sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Permukiman (PU Perkim) Kota Palembang.

Pekerjaan tender tersebut diduga menelan anggaran Rp 1 Miliar dan Tender Ulang, dengan alasan tidak ada yang peserta yang lulus evaluasi penawaran. tapi fakta yang ada dilokasi, sudah ada aktivitas pengerjaan.

Hasil pantauan awak media dilokasi tersebut, tampak jelas sepertinya keramik taman baru dikerjakan dan tanaman bunga diarea tersebut baru di tanam.

Berdasarkan informasi dari salah satu pedagang yang tidak jauh dari area tersebut mengatakan, kalau taman tersebut telah dilakukan pengerjaan.

“Belum lama ini, ada para pekerja yang melakukan pemasangan keramik taman dan penanaman bunga di taman itu,” kata UD kepada awak media. Kamis (25/12/2025)

Diwaktu yang berbeda, Verawati selaku Koordinator Forum Koalisi Pers Kota Palembang menyebutkan bahwa berdasarkan data yang tercantum di sistem LPSE kalau proyek tersebut akan di Tender Ulang dikarenakan tidak ada yang lulus evaluasi penawaran.

“Kami lihat sepertinya sudah ada yang mengerjakan di titik sesuai data LPSE itu, padahal jelas tertera kalau proyek itu di Tender Ulang,” ucapnya.

Dijelaskan Vera, sesuai ketentuan Perpres Nomor 16 tahun 2018 menyebutkan tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, pekerjaan baru bisa dimulai setelah ada pemenang yang sah dan kontrak resmi.

“Adanya perbedaan informasi antara status lelang di LPSE dengan situasi yang ada dilapangan, terindikasi adanya penyimpangan prosedur dan terjadinya penyimpangan administrasi,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan, dengan adanya hal tersebut maka kuat dugaan kalau anggaran proyek senilai 1 Miliar tersebut banyak diselengkan untuk keuntungan pribadi pihak pihak yang terkait.

“Kalau hanya pemasangan keramik dan penanaman bunga itu saja, sudah jelas banyak lebihnya uang yang dianggarkan dalam perbaikan taman bawah jembatan Musi II itu,” ujarnya.

Vera berharap agar pihak BPK dan Kejati Sumsel segera melakukan audit “Uji petik” pengerjaan tersebut.

“Kami berharap agar pihak pihak yang berwenang dapat segera mengaudit pengerjaan itu, karena kuat dugaan adanya penyimpangan anggaran, karna berdasarkan data sistem LPSE, anggaran perbaikan taman itu senilai Rp 1 Miliar,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak dinas terkait, awak media akan terus melakukan pemantauan dan menunggu panggilan dari pihak dinas terkait untuk melakukan klarifikasi. (RC/Red)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Komisioner KI Sumsel Hibza Meiridha Badar Resmi Jadi Advokat Peradi
Jalin Komunikasi, Polda Sumsel Buka Ruang Dialog Bersama Genk Remaja
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Palembang, Dua DPO Di Buru
Chairul S Matdiah : Fasilitas Gubernur untuk Kinerja, Bukan Pemborosan Anggaran
Simulasi Legislasi hingga Kepala Daerah, Program Remaja Bernegara Resmi Digelar di Sumsel
Diduga Pelaku Pencuri Burung Terekam CCTV, Sarnubi Geram Akan Tempuh Jalur Hukum
Kuasa Hukum: Klien Kami Legowo, Pembongkaran Demi Tertib Kota
Kandidat Perempuan Satu Satunya “INKINDO” Ir.Ice Trisnawati, SE., ST., MT

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:51 WIB

Eks Komisioner KI Sumsel Hibza Meiridha Badar Resmi Jadi Advokat Peradi

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Jalin Komunikasi, Polda Sumsel Buka Ruang Dialog Bersama Genk Remaja

Rabu, 22 April 2026 - 16:47 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Palembang, Dua DPO Di Buru

Sabtu, 18 April 2026 - 22:42 WIB

Chairul S Matdiah : Fasilitas Gubernur untuk Kinerja, Bukan Pemborosan Anggaran

Kamis, 16 April 2026 - 16:44 WIB

Simulasi Legislasi hingga Kepala Daerah, Program Remaja Bernegara Resmi Digelar di Sumsel

Berita Terbaru