Merasa Dilecehkan Dalam Pemberitaan Yang Beredar Dan Bawa Nama PWI, Mantan Ketua PWI Banyuasin Angkat Bicara!

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Palembang– Berawal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Palembang dikunjungi tiga Oknum yang mengaku wartawan dan bermodalkan kwitansi sumbangan Komite wali siswa, mereka ngotot sumbangan tersebut adalah pungli dan mengancam akan memberitakan.

Terbukti, pemberitaanpun beredar salah satunya berjudul “Hendak Memberitakan Dugaan Pungli, Saat Konfirmasi Kepala SMA Negeri 9 Palembang Menakuti Wartawan” dirillis dibeberapa media online, medsos, instagram bahkan masuk ke Banpol.

Dengan adanya pemberitaan yang viral tersebut, maka pihak sekolah dan komite mengeluarkan hak Jawab guna menetralisir keadaan.

Mirisnya pihak sekolah melaporkan telah memberikan sejumlah uang untuk mentake down yang diterbitkan dimedsos dan mereka sempat mengirimkan nomor rekening ke WhatsApp Kepala sekolah, kemudian ditariknya kembali (Dihapus)

Parahnya lagi, pemberitaan baru muncul atas klarifikasi tersebut, beredar pemberitaan sepihak tanpa hak jawab yang berjudul “Asnaini Khamsin Mantan Ketua PWI tingkat Kabupaten Banyuasin diduga tidak paham Permendikbud No 75 Tahun 2016” oleh beberapa media online.

Karna membawa nama Organisasi PWI. Akibatnya, para tokoh Pers dan organisasi Pers di Sumatera Selatan menjadi geram. Kenapa tidak, perbuatan yang dilakukan oleh Oknum wartawan tersebut tentunya sudah mencederai profesi wartawan.

Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi ST mengecam keras perbuatan wartawan yang membuat pemberitaan tersebut.

“Saya tidak senang dengan kalimat ‘Asnaini Khamsin Mantan Ketua PWI Tingkat Kabupaten Banyuasin’ harusnya mereka sudah profesional,” kata Ketua PWI Sumsel, Minggu (28/09/2025).

Kecaman juga disampaikan oleh tokoh Pers senior, Jhon Heri Ketua SMSI Sumsel mengatakan, bahwa pemberitaan tersebut tidaklah berimbang apalagi sampai menyerang pribadi.

“Itu salah. Produk berita tidak boleh dimasukkan ke Medsos. Itu bukan tempatnya,” serunya kesal.

Adanya hal tersebut, mendapat perhatian serius dari Ketua SWI Sumsel, Alex Pandawa Lima menghubungi Asnaini Khamsin dan menawarkan bantuan hukum untuk melanjutkan pemberitaan tersebut ke ranah hukum.

”Dek kirim KTP untuk surat kuasa, nanti kuasa hukum biar dari kakak,” pintanya.

Diwaktu yang berbeda, dugaan pungli pada pemberitaan yang beredar tersebut, ditepis oleh Poniyem Kepala Bidang SMA Disdikbud Provinsi Sumsel. Ia menegaskan selagi berupa sumbangan itu tidak menyalahi aturan, apalagi jumlahnya bervariasi.

“Sumbangan Komite boleh apabila sudah melalui rapat dan disepakati dengan orang tua atau wali siswa terkait program yang akan dilakukan,” tegas Poniyem, Senin (29/09/2025) diruang kerjanya.

Sementara itu, menyikapi pemberitaan yang beredar di publik, akhirnya pihak Komite SMA Negeri 9 Palembang. Secara resmi mengeluarkan hak jawab dan sekaligus mengklarifikasi dihadapan beberapa awak media.

Klarifikasi pertama disampaikan H Saim Marhadan Bendahara Komite. Ia mengatakan tidak ada pungli di komite SMAN 9 Palembang, berdasarkan data, lebih dari 50 persen siswa mengajukan surat tidak mampu ikut sumbangan komite.

“Selama ini, sumbangan komite tidak mematok nominal, semuanya berdasarkan kemampuan siswa. Komite sekolah berfungsi dalam meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan,” terangnya.

“Bila sumbangan ini di stop, maka akan berdampak buruk pada sekolah. Salah satunya, hilangnya penunjang kegiatan di 22 Ekstrakulikuler,” jelas H Saim.

Ditempat yang sama, Asnaini Khamsin juga menegaskan, bahwa dirinya tidak terima namanya dilecehkan dalam pemberitaan yang beredar. Apa lagi dalam pemberitaan tersebut membawa nama Organisasi PWI.

“Saya tidak senang, itu sudah menyerang diri saya pribadi dan Organisasi saya PWI serta Komite sekolah. Kita akan lakukan rapat pengurus Komite untuk mengambil langkah lanjutan,” tukasnya. (Tiem)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIGM Palembang Menggelar Open Campus Dan Dies Natalis Ke-18 Tahun 2026
DPD AMKI Sumsel Dilantik, Fredi Kurniawan Diberi Mandat Nakhodai AMKI Ogan Ilir
Sejarah Asal Usul Lubuk Raman Di Wilayah Kabupaten Muara Enim, Desa Bersejarah Berusia 461 Tahun
Ir. H. Mawardi Yahya Salah Satu Tokoh Pelopor Sejarah Terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir
Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan
Eks Komisioner KI Sumsel Hibza Meiridha Badar Resmi Jadi Advokat Peradi
Jalin Komunikasi, Polda Sumsel Buka Ruang Dialog Bersama Genk Remaja
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Palembang, Dua DPO Di Buru

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:57 WIB

UIGM Palembang Menggelar Open Campus Dan Dies Natalis Ke-18 Tahun 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:19 WIB

DPD AMKI Sumsel Dilantik, Fredi Kurniawan Diberi Mandat Nakhodai AMKI Ogan Ilir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:28 WIB

Sejarah Asal Usul Lubuk Raman Di Wilayah Kabupaten Muara Enim, Desa Bersejarah Berusia 461 Tahun

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:36 WIB

Ir. H. Mawardi Yahya Salah Satu Tokoh Pelopor Sejarah Terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:40 WIB

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan

Berita Terbaru