Mosi Tidak Percaya Tak Di Respon, Warga Rt 45 Akan Gelar Aksi Di Kelurahan Kemang Agung

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang— Warga RT 45 Kelurahan Kemang Agung berencana kembali menggelar rembuk bersama instansi terkait, termasuk Polsek, Koramil, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, untuk membahas kelanjutan mosi tidak percaya terhadap Ketua RT.

Rembuk kedua ini digelar menyusul pertemuan pertama pada 29 Agustus lalu di kantor Kelurahan Kemang Agung, yang dihadiri Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua Karang Taruna, Ketua RW, Ketua RT, serta perwakilan warga. Namun, warga menilai pertemuan itu belum menghasilkan keputusan yang jelas.

“Warga merasa aspirasi sudah tersampaikan, tetapi permasalahan ini masih menggantung tanpa kepastian,” ujar salah satu perwakilan masyarakat.

Sebelumnya, pada (25/08/2025) lalu, warga RT 45 telah melayangkan surat mosi tidak percaya yang ditandatangani lebih dari 50 persen Kepala Keluarga (KK). Mereka menilai Ketua RT tidak lagi layak memimpin karena dianggap gagal menjalankan tugas.

Selama lebih dari satu tahun menjabat, warga menilai Ketua RT tidak memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan. Warga menginginkan pemimpin yang bisa mengayomi, mendengar aspirasi, dan membawa kemajuan bagi RT, bukan sekrdar tampil saat momen tertentu.

“Selama menjabat, yang kami lihat hanya dokumentasi foto kegiatan untuk dilaporkan ke kelurahan. Tidak ada program nyata yang dijalankan,” ungkap seorang warga.

Perwakilan warga, Murni Yanti juga menegaskan bahwa pihaknya mendesak instansi terkait segera mengambil keputusan tegas.

“Kami tidak butuh pemimpin seperti ini. Lebih baik tidak punya Ketua RT daripada punya Ketua RT yang tidak peduli dengan warga dan lingkungan. Kami ingin segera dicopot,” katanya. Selasa (02/09/2025)

Murni menambahkan, bila pertemuan kedua nanti kembali tanpa hasil, warga RT 45 siap menggelar unjuk rasa di kantor kelurahan hingga tuntutan mereka dipenuhi.

“Sudah lebih dari setahun menjabat, tapi tidak ada program memajukan lingkungan. Yang ada hanya program mengajak warga berhutang,” imbuh warga lainnya.

Warga berharap rembuk kedua yang akan digelar dalam waktu dekat menghasilkan keputusan final agar persoalan ini tidak terus berlarut dan menimbulkan keresahan.

Pewarta : Yoga F

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat
Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang
Operasi 10 Menit, Polisi Bekuk 5 Tersangka Sabu Di Camp Perkebunan Musi Rawas
Terkait Penganiayaan Dan Intimidasi 3 Wartawan Di Bangka, Ini Kata Pimpinan Redaksi RADARCenter.info!
Kapolda Sumsel Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Nasional
Disetujui Gubernur, Syafaruddin Segera Dilantik sebagai Sekda Definitif Musi Banyuasin
Warga Sukamulya Geram, Tiba Tiba Muncul Klaim Tanah 11 Hektare Dan Ancaman Penggusuran

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:38 WIB

Tak Pungut Biaya, PT. Pengamanan Anak Bangsa Buka Lapangan Kerja Untuk Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Pelaku Jambret Handphone Bocah 5 Tahun Di Gandus Terekam CCTV Rumah Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:28 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Persiapan Kunjungan Idul Fitri 1447 H Di Rutan Palembang

Senin, 16 Maret 2026 - 20:01 WIB

Operasi 10 Menit, Polisi Bekuk 5 Tersangka Sabu Di Camp Perkebunan Musi Rawas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:52 WIB

Terkait Penganiayaan Dan Intimidasi 3 Wartawan Di Bangka, Ini Kata Pimpinan Redaksi RADARCenter.info!

Berita Terbaru