Demonstran Indonesia Lempari Telur ke Kedubes Malaysia, Bentuk Kemarahan atas Penembakan WNI

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Jakarta – Aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta pada Kamis (30/1/2025) mendapat sorotan dari media asing.

Puluhan demonstran yang tergabung dalam kelompok hak asasi manusia dan serikat pekerja meluapkan kemarahan mereka dengan melempari telur ke arah gedung kedutaan.

 

Demonstrasi ini merupakan bentuk protes terhadap insiden penembakan lima Warga Negara Indonesia (WNI) oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Pantai Tanjung Rhu, Selangor, pada Jumat (24/1/2025).

Akibat insiden tersebut, satu WNI berusia 50 tahun tewas, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.

 

Media internasional Associated Press (AP) melaporkan bahwa sekitar 100 demonstran berkumpul di depan Kedubes Malaysia, menuntut keadilan atas peristiwa tragis ini.

 

“Puluhan warga Indonesia, marah atas penembakan fatal terhadap pekerja migran Indonesia di perairan tetangga, dan melempari telur ke Kedubes Malaysia di Indonesia,” tulis AP dalam laporannya pada Jumat (31/1/2025).

 

Menurut laporan tersebut, aksi pelemparan telur mengotori simbol negara Malaysia di gerbang kedutaan, dengan bangunan yang tampak bernoda telur serta cangkang yang pecah berserakan.

Para demonstran juga mengangkat poster bertuliskan tuntutan agar pihak berwenang Malaysia menahan dan menghukum petugas yang terlibat dalam insiden penembakan ini.

 

Penembakan terhadap para pekerja migran Indonesia telah memicu kemarahan publik di Indonesia, terutama setelah video yang memperlihatkan korban terkapar dengan luka tembak di dekat perahu mereka viral di media sosial.

 

Aksi protes ini mencerminkan ketegangan yang meningkat antara Indonesia dan Malaysia terkait perlindungan pekerja migran, serta menjadi pengingat akan pentingnya perlakuan yang adil terhadap tenaga kerja asing dinegara tetangga. (*Red)

 

Sumber Berita: Kompas.tv

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan
Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan
BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi
Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih
Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla
Edi Rahmat: 340 Kejadian Karhutla Dapat Dikendalikan, Hasil Sinergi Petugas dan Dukungan Masyarakat Ogan Ilir
Rumah Warga Dibobol, Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Bergerak dan Bekuk Dua Pelaku
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon Di Lapas Pagar Alam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN Di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Dapur Indonesia Cerdas SPPG OI Tanjung Raja 1 Gelar Cek Kesehatan Seluruh Relawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

BNNP Sumsel Ringkus Jaringan Narkoba Malaysia–Palembang, Musnahkan Puluhan Kg Sabu Dan Ribuan Ektasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Pemkab Muba Dan PPSDM Minerba Cetak Operator Excavator Tersertifikasi, 15 Peserta Akan Dipilih

Rabu, 16 September 2026 - 20:20 WIB

Dapat Dana Banpres Rp 15 Miliar, Pemkab Ogan Ilir Tegaskan All Out Tanggulangi Karhutla

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB