Pria Di Palembang Tewas Ditusuk Saudara Ipar, Polsek Kertapati Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan Dan Olah TKP

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, PALEMBANG– Sebuah perselisihan yang bermula dari masalah sepele, diduga masalah tumpukan pasir yang mengotori pekarangan rumah berujung maut. Kejadian tersebut terjadi Rt 04, Rw 08 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Akibat konflik yang berkepanjangan dengan saudara iparnya WT(36) tersebut, AS (38) warga setempat mengalami luka tusukan di perut hingga akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang didapat awak media, pristiwa tragis ini terjadi diduga berawal dari adanya tumpukan pasir untuk pembangunan rumah yang mengotori area pekarangan rumahnya.

“Adanya hal tersebut maka memicu kemarahan AS yang kemudian “gelap mata” dan meluapkan emosinya kepada saudara iparnya WT. Maka terjadilah percekcokan mulut yang cukup panas antara keduanya,” kata seorang warga.

Beruntung, situasi sempat mereda setelah pihak keluarga dan tokoh masyarakat turun tangan. Devi selaku Ketua Rt 42 berperan aktif melakukan mediasi dan melerai keduanya agar tidak terjadi keributan yang lebih besar. Setelah situasi kondusif, Asep pun pulang ke rumahnya.

“Namun, kedamaian itu tidak berlangsung lama. Korban Asep diduga merasa tidak terima dengan ucapan-ucapan yang dilontarkan WT saat terjadi perdebatan sebelumnya. Perasaan tersinggung itu terus membara hingga akhirnya memuncak kembali pada malam Jumat (23/04/2026),” terangnya.

Dijelaskannya, pada kesempatan tersebut, AS kembali mendatangi rumah orang tua WT (mertuanya). Dikediaman orang tuanya tersebut kembali terjadi perselisihan.

Melihat suasananya memanas, orang tua WT mencoba melerai dan menasihati korban AS agar tidak berlaku kasar, apalagi terhadap seorang wanita.

Namun, nasihat tersebut justru membuat emosi AS semakin meledak. Dalam keadaan gelap mata, AS diduga tidak bisa mengendalikan amarahnya dan justru menampar wajah WT berkali kali hingga wanita tersebut terjatuh ke lantai.

Perlakuan kasar dan kata-kata yang menyakitkan hati itu membuat WT merasa sangat terhina, tertekan, dan harga dirinya diinjak injak.

Rasa sakit hati, dan perasaan tidak terima yang terpendam akhirnya membuat WT mengambil keputusan nekat. Dalam situasi yang sangat emosional, WT mengambil sebuah pisau dapur yang ada di dekatnya.

Tanpa diduga oleh korban, WT langsung menusukkan pisau tersebut tepat ke arah perut AS. Serangan itu begitu cepat dan mendadak. AS pun langsung tersungkur jatuh ke lantai.

Melihat kejadian tersebut, pihak keluarga langsung panik dan mencoba memberikan pertolongan pertama.

Diketahui, AS mengalami satu luka tusukan yang cukup dalam di bagian perut, hingga menyebabkan ususnya terlihat keluar (terburai). Kondisinya dinilai sangat kritis.

Setelah kejadian naas itu, AS langsung segera dievakuasi oleh pihak keluarga dan warga setempat ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban sempat mendapatkan perawatan intensif selama kurang lebih 3 hari. Namun, takdir berkata lain, kondisi kritis korban akhirnya tak dapat tertolong. AS akhirnya mengembuskan napas terakhirnya,” tuturnya.

Kabar duka ini tentu saja mengguncang seluruh keluarga besar dan warga sekitar yang mengetahui kronologi kejadian yang sebenarnya bermula dari masalah yang sangat sepele.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya kejadian tersebut, pihak Kepolisian dari Polsek Kertapati langsung bergerak cepat.

Tiem Reskrim Polsek Kertapati langsung turun ke lokasi kejadian (TKP) didampingi oleh Babinkamtibmas Kemang Agung, Aiptu Awalluddin.

Kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan pada Senin (27/04/2026). Petugas melakukan pendataan, pengumpulan bahan bukti, serta mencoba meminta keterangan dari pihak keluarga dan saksi mata yang berada di lokasi.

Pada saat itu suasana dilokasi masih sangat berduka, keluarga korban yang sedang menunggu proses pemulangan jenazah dari RSUP Bari Palembang untuk segera dimakamkan di TPU setempat.

Pihak keluarga belum dapat memberikan keterangan secara rinci terkait kejadian tersebut, di karenakan masih dalam suasana berkabung.

Saat dikonfirmasi awak media Kapolsek Kertapati Akp Angga Kurniawan menjelaskan bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan.

“Sudah dalam proses penyelidikan dan penyidikan, terlapor akan segera kami amankan,” tegas Kapolsek Kertapati melalui pesan singkat Whatsaap. Selasa (28/04/2026)

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terus berjalan dan masyarakat menanti langkah selanjutnya dari aparat untuk mengungkap seluruh fakta dan memberikan keadilan bagi kedua belah pihak.

Pewarta : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Waktu 5 Jam, Tim Basarnas Kota Palembang Berhasil Temukan Anak Tenggelam Di Sungai Mataram
Diduga Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Kota Palembang Anti Kritik, Ungkit Pemilukada 2024
Puskesmas Kertapati Gelar Penyuluhan Kelas Balita Di Posyandu Melati
UPZ Masjid Al-Bustami Salurkan Bantuan Modal Usaha, Ketua BAZNAS Palembang Hadir Langsung
Keluarga Besar SMAN 9 Palembang Menggelar Halal Bihalal Dan Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan Dalam Kehangatan
Produktivitas Sawit Sumsel Bisa Naik Dua Kali Lipat, Replanting Jadi Kunci
Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah, Kehidupan Cekna Di 3-4 Ulu Sangat Memprihatinkan
PT. Ocean Nusantara Bahari Buka Kantor Di Palembang, Bidik Penguatan Logistik Daerah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 10:20 WIB

Pria Di Palembang Tewas Ditusuk Saudara Ipar, Polsek Kertapati Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan Dan Olah TKP

Minggu, 26 April 2026 - 13:31 WIB

Dalam Waktu 5 Jam, Tim Basarnas Kota Palembang Berhasil Temukan Anak Tenggelam Di Sungai Mataram

Minggu, 26 April 2026 - 02:25 WIB

Diduga Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Kota Palembang Anti Kritik, Ungkit Pemilukada 2024

Jumat, 24 April 2026 - 12:36 WIB

Puskesmas Kertapati Gelar Penyuluhan Kelas Balita Di Posyandu Melati

Senin, 20 April 2026 - 09:01 WIB

UPZ Masjid Al-Bustami Salurkan Bantuan Modal Usaha, Ketua BAZNAS Palembang Hadir Langsung

Berita Terbaru