Tamasya BKKBN Sumsel: Strategi Penguatan Karakter Anak Menuju Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini. Hal itu diwujudkan melalui Pertemuan Advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Inovasi Pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang digelar di Hotel Beston Palembang, Kamis (11/12/2025).

Program Tamasya dipandang sebagai salah satu strategi kunci dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sekda Sumsel: Tamasya Bentuk Kolaborasi Strategis untuk SDM Masa Depan

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edaward Chandra, menegaskan bahwa Tamasya merupakan bentuk kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun karakter anak.

“Tamasya ini dibentuk berdasarkan SOP pemerintah pusat, langsung dari Presiden hingga ke tingkat provinsi. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan kualitas SDM kita sejak dini,” ujar Edaward.

Ia menekankan bahwa Tamasya bukan sekadar tempat penitipan anak, melainkan ruang edukasi yang menanamkan nilai-nilai sosial, tanggung jawab, hingga pembentukan kepribadian. Model pembinaan seperti ini dinilai sangat penting untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

“Edukasi anak tidak harus hanya di TPA atau TK. Lingkungan rumah dan fasilitas seperti Tamasya sangat efektif membentuk karakter. Kita siapkan anak-anak agar menjadi kebanggaan keluarga dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

BKKBN: Tamasya Dukung Asta Cita Presiden, Jaga Karakter dan Identitas Nasional

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, dr. Arios Saplis, menjelaskan bahwa Tamasya merupakan program prioritas nasional untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat karakter dan budaya Indonesia.

“Melalui Tamasya, kita ingin membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan berbudaya Indonesia. Ini penting agar identitas nasional tidak hilang seiring perkembangan zaman,” jelas Arios.

Selain pembinaan karakter, BKKBN tetap menjalankan tugas utama dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk agar tetap seimbang. Penguatan SDM sejak dini dinilai menjadi kunci menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

Diharapkan Menjadi Model Pengasuhan Anak Modern

Program Tamasya di Sumsel didorong agar dapat diterapkan di seluruh kabupaten/kota dengan dukungan lintas sektor. Tamasya diharapkan mampu menjadi model pengasuhan modern yang tetap berakar kuat pada nilai budaya Indonesia.

Dengan sinergi pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta, BKKBN optimistis program ini mampu mempercepat terwujudnya generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. (*Adi)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Posyandu Desa Sukarami Gelar Pelayanan Kesehatan Rutin, Cegah Stunting Dan Pantau Kesehatan Warga
Ir. H. Mawardi Yahya Salah Satu Tokoh Pelopor Sejarah Terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir
Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan
Rotasi Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Masyarakat
Advokat Dirwansyah SH; Sebagian Pembayaran Hanya Aspek Untuk Meringankan Hukuman, Pidana tidak Bisa Dihapus
Musyawarah Antar Desa, BUMDes Bersama Mutiara Tanjung Raja Sampaikan Laporan Tahunan 2025
Camat Tanjung Raja Membuka Langsung Kegiatan PPG Mahasiswa SMT IV PRODI D-III Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rambang Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:59 WIB

Posyandu Desa Sukarami Gelar Pelayanan Kesehatan Rutin, Cegah Stunting Dan Pantau Kesehatan Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:36 WIB

Ir. H. Mawardi Yahya Salah Satu Tokoh Pelopor Sejarah Terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:40 WIB

Skandal KUR Fiktif Rugikan Negara 11,4 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru, Oknum ASN Pemkab Ogan Ilir Di Tahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:30 WIB

Rotasi Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

Advokat Dirwansyah SH; Sebagian Pembayaran Hanya Aspek Untuk Meringankan Hukuman, Pidana tidak Bisa Dihapus

Berita Terbaru