Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Rp1,03 Miliar Disorot, P2SP Belum Jawab Pertanyaan Redaksi

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal ~ Proyek Revitalisasi SD Negeri 018 Lumban Pinasa, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, dengan nilai bantuan Rp1.031.363.738 dari APBN Tahun Anggaran 2026, menjadi sorotan setelah awak media menemukan sejumlah sarana pendukung pekerjaan yang belum dapat dipastikan keberadaannya di lokasi.

Dugaan temuan tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Awak media meminta penjelasan mengenai ruang kerja proyek, gudang material, WC pekerja, air dan listrik kerja, drainase, hingga pagar pengaman lokasi.

Awak media juga mempertanyakan apakah kondisi tersebut telah diketahui dan dievaluasi oleh pengawas maupun perencana, serta apakah seluruh pelaksanaan pekerjaan telah berjalan sesuai petunjuk teknis dan standar keselamatan konstruksi.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, P2SP belum memberikan jawaban substantif terhadap poin-poin konfirmasi tersebut.

Dalam komunikasi dengan awak media, pihak P2SP menyampaikan bahwa dirinya sedang berada di Medan dan mengarahkan redaksi untuk melakukan konfirmasi langsung kepada pengawas dan perencana.

Arahan tersebut tetap dihargai awak media. Namun, keterangan pengawas dan perencana nantinya menjadi bagian dari verifikasi tersendiri, sementara P2SP tetap diberikan ruang untuk menjelaskan kondisi pekerjaan dari sisi kepanitiaan.

*Bukan Menuduh, Tetapi Memastikan*

Tidak adanya jawaban dari P2SP tidak dapat dianggap sebagai bukti adanya pelanggaran.

Pertanyaan redaksi justru diarahkan untuk memastikan apakah fasilitas yang belum terlihat tersebut memang belum tersedia, masih dalam proses penyediaan, atau memiliki alasan teknis tertentu.

Hal ini penting karena proyek tersebut menggunakan anggaran negara lebih dari Rp1 miliar. Masyarakat berhak mengetahui apakah pelaksanaannya berjalan transparan, aman, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Terlebih, proyek berlangsung di lingkungan sekolah yang tetap berkaitan dengan aktivitas peserta didik dan tenaga pendidik. Faktor keselamatan dan pengamanan area konstruksi menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan.

*Pengawas dan Perencana Jadi Kunci Verifikasi*

Sesuai arahan P2SP, awak media akan meminta penjelasan kepada pengawas dan perencana terkait kondisi aktual proyek.

Publik tentu menunggu jawaban sederhana namun penting: apakah seluruh sarana pendukung pekerjaan telah disediakan sesuai kebutuhan dan ketentuan teknis, atau masih dalam tahapan pelaksanaan?

Pemberitaan ini merupakan bagian dari proses kontrol sosial dan verifikasi jurnalistik, bukan vonis terhadap pihak tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, P2SP belum memberikan klarifikasi substantif atas 10 poin pertanyaan redaksi. Ruang hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka bagi P2SP, pengawas, perencana, maupun pihak terkait lainnya.
(RC/ Magrifatulloh).

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Dan PPATK Didesak Audit Kades GD, Dugaan Aliran Dana PETI Kotanopan Disorot
Tim Monev Pemkab Madina Turun ke PT Riski Fajar Adi Putra, Kemitraan Plasma Jadi Perhatian Utama
Ompung Lomok: Forkopimda Jangan Munafik Dalam Penertiban PETI Di Madina.
Teror Mafia Tambang “Pwg” Hantui Jurnalis Dan Aktivis Di Madina
Ironi Kotanopan. Kampung Para Tokoh Besar yang Dilecehkan Mafia Tambang Ilegal
Terlibat PETI Kotanopan, Bupati Madina Didesak Segera Copot Kades Singengu Julu
Pasok Eskavator Baru Di PETI Kotanopan, Cukong “PW” Dinilai Kangkangi Instruksi Kapolri. Mana Taji Kapolres Madina?
Pertanyaan Publik Belum Terjawab: Ada Apa Dengan Penanganan Dugaan Kasus Desa Simpang Koje?

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Rp1,03 Miliar Disorot, P2SP Belum Jawab Pertanyaan Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Kapolri Dan PPATK Didesak Audit Kades GD, Dugaan Aliran Dana PETI Kotanopan Disorot

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Ompung Lomok: Forkopimda Jangan Munafik Dalam Penertiban PETI Di Madina.

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:47 WIB

Teror Mafia Tambang “Pwg” Hantui Jurnalis Dan Aktivis Di Madina

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ironi Kotanopan. Kampung Para Tokoh Besar yang Dilecehkan Mafia Tambang Ilegal

Berita Terbaru