H-2 Pilkades Karang Bahagia Mencekam, Anggaran Panitia Belum Cair, Pemkab Bekasi Dinilai Sengaja Main-Main

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, KABUPATEN BEKASI – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi yang tinggal menghitung hari pada 20 September 2026, suasana di Kecamatan Karang Bahagia justru jauh dari kata siap. Di saat-saat krusial H-2, dana anggaran Pilkades yang menjadi napas utama perhelatan tersebut belum juga diterima oleh panitia hingga detik ini. Jumat (18/09/2026)

Kondisi ini memicu kepanikan luar biasa. Pasalnya, segunung kebutuhan logistik mendesak tak lagi bisa ditunda, mulai dari pencetakan surat suara, surat undangan pemilih, pemasangan tenda, alat tulis kantor (ATK) TPS, hingga pemesanan konsumsi dan kepastian honor bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Kekalutan paling menyayat hati dirasakan langsung oleh para panitia di lapangan. Salah satu anggota panitia bahkan mengaku harus menghabiskan waktunya sejak pagi buta dengan duduk terpaku di depan bank demi menanti kejelasan dana yang tak kunjung datang.

“Dari pagi saya standby di Bank BJB nunggu duit masuk, takut nggak kebagian. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda. Kecamatan Karang Bahagia, apa mungkin diundur ini Pilkades-nya?” ungkap panitia tersebut dengan nada putus asa.

Kelambanan birokrasi Pemerintah Kabupaten Bekasi ini menuai tanda tanya besar dari berbagai pihak di tingkat lokal. Publik dan panitia menilai ada yang tidak beres dengan manajemen anggaran daerah, mengingat waktu pencoblosan sudah di depan mata.

Ketidakpastian ini tidak hanya memukul mental para panitia yang bekerja tanpa pamrih, tetapi juga mengancam marwah demokrasi di tingkat desa. Jika anggaran tidak segera cair dalam hitungan jam, ancaman penundaan Pilkades di Kecamatan Karang Bahagia bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan sebuah keniscayaan yang terpampang nyata.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia lokal masih terus berjuang di tengah ketidakpastian, sementara warga desa menuntut ketegasan sikap serta tanggung jawab penuh dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera mencairkan anggaran tersebut tanpa ada alasan lagi.

Pewarta : Hasrul

Editor     : Yopi Lubrex

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bertahun Berdiri Tanpa Tersentuh Hukum Di Tanah Pengairan, Lapak Liar Di Desa Karangjaya Resahkan Warga
Imbas Galian Kabel Di Cikarang Timur, PT Jamindo Komitmen Ganti Rugi Kerusakan
Jelang Akhir Masa Jabatan, KNPI Kabupaten Bekasi Konsolidasi Pemuda Lewat Rapimpurda
Soal Bursa Cawabup Bekasi Mulai Ramai , XTC Sexyroad Tekankan Rekam Jejak Dan Kompetensi Calon
Proyek Miliaran Rupiah DSDABMBK Bekasi Bikin Macet Jalanan CV Bintang Jaya Dinilai Cari Untung, Abaikan Pengaturan Lalu Lintas
Sebut Pilkades Karang Bahagia Inkonstitusional, LSM Ganas Siapkan Bukti Telak Di Mediasi Kejari
Stadion Wibawa Mukti Jadi Tuan Rumah Pembukaan BliSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI
Ungkap Rasa Syukur atas Kepercayaan Warga, Kades Terpilih Pasirsari Gelar Pesta Rakyat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:41 WIB

Bertahun Berdiri Tanpa Tersentuh Hukum Di Tanah Pengairan, Lapak Liar Di Desa Karangjaya Resahkan Warga

Minggu, 1 November 2026 - 09:19 WIB

Imbas Galian Kabel Di Cikarang Timur, PT Jamindo Komitmen Ganti Rugi Kerusakan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Soal Bursa Cawabup Bekasi Mulai Ramai , XTC Sexyroad Tekankan Rekam Jejak Dan Kompetensi Calon

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Proyek Miliaran Rupiah DSDABMBK Bekasi Bikin Macet Jalanan CV Bintang Jaya Dinilai Cari Untung, Abaikan Pengaturan Lalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Sebut Pilkades Karang Bahagia Inkonstitusional, LSM Ganas Siapkan Bukti Telak Di Mediasi Kejari

Berita Terbaru