RADARCenter, Muba (28/06/2026)– Akibat kurangnya perhatian dan pengawasan, gedung Serbaguna yang berada di Kelurahan Ngulak 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten (Muba) kini terlihat terbengkalai dan sama sekali tidak terawat.
Bangunan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan warga justru tampak kumuh dan menakutkan, padahal letaknya sangat strategis, berdekatan dengan perkantoran, sekolah, hingga rumah sakit.
Berdasarkan pantauan dilokasi pada Sabtu (27/06/2026), tampak jelas kondisi gedung sangat memprihatinkan.
Terlihat cat dinding mengelupas dibanyak sisi, permukaan tembok kusam dan kotor, halaman serta ruangan dalam ditumbuhi rumput liar dan semak belukar yang lebat.
Akibat tertutup semak dan sepi Dari pengawasan, bangunan kosong ini kini beralih fungsi, bukan lagi fasilitas gedung umum, melainkan diduga dijadikan sarang pemakai dan pengedar narkoba, sekaligus tempat perjudian warga secara tersembunyi.
Kondisi ini jelas menimbulkan dampak buruk bagi keamanan dan citra wilayah, jauh dari harapan sebagai fasilitas umum yang layak dan representatif.
Sejumlah warga menyayangkan nasib gedung yang dibangun dengan biaya miliaran rupiah itu, kini tidak lagi diberlakukan sebagaimana mestinya.
Padahal, banyak kelurahan atau desa lain sangat menginginkan fasilitas serupa. Bagi warga, pembangunan yang tidak dimanfaatkan dan tidak dijaga terkesan membuang‑buang uang rakyat. Apalagi, gedung kosong itu kini justru menjadi sumber masalah keamanan dan ketertiban.
“Letak bangunan itu ditengah keramaian, dekat kantor kantor dan sekolah, setiap hari banyak orang lewat. Tapi kondisinya dibiarkan kosong, gelap, dan semak belukar. Kami warga khawatir, sudah sering terduga ada transaksi narkoba dan orang main judi di dalam atau di belakang gedung itu,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga mengaku merasa tidak aman, terutama bagi anak anak mereka, yang sering berjalan lewat atau bermain disekitar gedung.
Mereka berharap Pemerintah Daerah, instansi terkait, serta aparat keamanan segera turun tangan. Selain membersihkan, merenovasi, dan menjaga gedung, warga juga meminta pengawasan ketat serta penertiban terhadap kegiatan terlarang yang terjadi di sana.
“Jika dirawat dan dikelola dengan baik, gedung serbaguna itu sangat berpotensi, selain untuk kegiatan sosial, rapat warga, dan acara umum, juga bisa menjadi tempat pengembangan serta pameran produk UMKM setempat,” tutupnya.
Masyarakat juga berharap agar fasilitas yang dibangun dari uang pajak tersebut benar‑benar kembali bermanfaat dan aman bagi semua pihak. (RC/Tim)




















