5 Bulan Belum Di Proses, Unit Reskrim Polres Madina Di Analogikan Macan Ompong

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, PANYABUNGAN– Hapsin Nasution pelapor kasus pengancaman pembakaran dan perilaku tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Pa××ng (Masyarakat Kecamatan kota nopan) dan segerombolan orang suruhan pa**ng mandek di POLRES Mandailing Natal.

Flash back kejadian yaitu bermula ketika Hapsin dan rekan saat itu singgah di masjid Jambur Tarutung Kota Nopan, saat itu ketika melihat dibelakang masjid masih beroperasi Tambang emas ilegal Hapsin dan kawan-kawan spontan mengambil HP dan mengambil dokumentasi.

Saat ketika mengambil dokumentasi mereka kemudian didatangi orang diduga suruhan Pa××ng dan meminta dokumentasi tambang dihapus, tidak mau dihapus dokumentasi hapsin dkk pun kemudian hendak pulang, tapi ketika di dalam mobil hapsin dkk kemudian diancam akan dibakar hidup hidup dan ditarik keluar sembari terus diancam dan HP Dirampas serta lanjut didorong.

Setelah mengalami kejadian tersebut hapsin dkk pun melapor ke polres Mandailing Natal (Sabtu, 11 Januari 2025) dengan pasal pengancaman pembunuhan /pembakaran dan perbuatan tidak menyenangkan.

“5 bulan setelah pelaporan tersebut hingga saat ini masih belum ada kejelasan terkait pelaporan (mandek) sehingga patut disebut POLRES MADINA Bagai macan Ompong terhadap Pa**ng DKK” sebut hapsin yang juga pengurus DPD KNPI Madina ketika diminta keterangan di Panyabungan. Senin (26/05/2025)

Disisi lain Kapolres Mandailing Natal melalui Kasat Reskrim (AKP Ikhwan) ketika dimintai keterangan mengatakan “Lp masih berproses dalam waktu dekat akan memeriksa saksi-saksi..” sebut Ikhwan kepada media
(RC/Magrifatulloh).

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinilai Mandul, Satgas PETI Madina Dituding “Tutup Mata” Atas Sengkarut Reklamasi Eks PETI Kotanopan
Kasus PETI Kades “GD” Memanas, Bupati Diduga Lakukan Pembohongan Publik; Jurnalis Tempuh Jalur KIP
Sandiwara Riksus Kades GD. Diskominfo Dan Inspektorat Saling “Lempar Bola” Bupati Madina Diduga Ingkar Janji
Dua Kasus Kematian Anak Muncul Beruntun Di Mandailing Natal, Sekretaris DPC GMNI Pertanyakan Respons Pemerintah
Kasus PETI Kades GD Mandek, Kasatreskrim Polres Madina Kembali Bungkam.
Harun Ridwan Pendaftar Tunggal Bakal Ketua KONI Madina, Siap Majukan Prestasi Olahraga
Satgas PETI Madina Dikecam Akibat Tunda Penindakan
Ketua DPRD Kutuk Penelantaran Jamaah Umrah Madina: “Ini Perbuatan Jahiliyah Modern”

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:30 WIB

Dinilai Mandul, Satgas PETI Madina Dituding “Tutup Mata” Atas Sengkarut Reklamasi Eks PETI Kotanopan

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Kasus PETI Kades “GD” Memanas, Bupati Diduga Lakukan Pembohongan Publik; Jurnalis Tempuh Jalur KIP

Minggu, 6 September 2026 - 20:39 WIB

Sandiwara Riksus Kades GD. Diskominfo Dan Inspektorat Saling “Lempar Bola” Bupati Madina Diduga Ingkar Janji

Rabu, 2 September 2026 - 15:33 WIB

Dua Kasus Kematian Anak Muncul Beruntun Di Mandailing Natal, Sekretaris DPC GMNI Pertanyakan Respons Pemerintah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Kasus PETI Kades GD Mandek, Kasatreskrim Polres Madina Kembali Bungkam.

Berita Terbaru