Penundaan Pengangkatan CPNS hingga Oktober 2025: Dilema Para Lulusan yang Terlanjur Resign

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Jakarta – Penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga Oktober 2025 menimbulkan gelombang kekecewaan dan kebingungan di kalangan para lulusan CPNS 2024.

Banyak dari mereka yang telah mengambil keputusan besar untuk mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya, kini terancam menganggur selama berbulan-bulan.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Anton (29), salah satu CPNS yang lolos di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, mengaku terpukul mendengar kabar ini.

Awalnya, ia masih berharap bahwa berita tersebut hanyalah rumor belaka.

Namun, setelah muncul surat resmi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Anton menyadari bahwa pengangkatan serentak CPNS memang ditetapkan pada Oktober 2025.

“Awalnya saya kira paling lambat Oktober itu hanya tenggat waktu, bukan serentak. Eh, ternyata berubah jadi serentak. Ini bikin bingung,” kata Anton.

Langkah resign dari pekerjaannya di perusahaan alat kesehatan pada Februari 2025 terpaksa ia ambil setelah mendapatkan informasi bahwa SK pengangkatan akan keluar sekitar April atau Mei 2025.

Namun, kini ia harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga Oktober.

Nasib serupa juga dialami Aprianus A (32), CPNS dari Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Setelah dinyatakan lulus seleksi pada Desember 2024, ia langsung diminta mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pegawai rumah sakit swasta.

Keputusan itu diambil demi mempersiapkan diri menyambut SK pengangkatan yang diperkirakan keluar pada April 2025.

Namun, pengumuman penundaan hingga Oktober membuat Aprianus tertekan.

Dengan dua anak dan sejumlah cicilan, ia merasa kesulitan mencari pekerjaan baru yang bisa menerima masa kerja sementara.

“Ini asli stres. Kita masih ada tanggungan keluarga dan cicilan. Jadi bingung harus gimana,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arief Fakhrullah, meminta agar seluruh instansi kepegawaian mendata para CPNS yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya.

Ia juga mengimbau instansi pemerintah untuk memberikan pengarahan serta berkoordinasi dengan pemberi kerja lama agar memungkinkan para CPNS kembali bekerja sementara waktu.

“Kami meminta pengelola kepegawaian mendata pegawai yang sudah resign dan menghubungi pemberi kerja sebelumnya untuk mencari solusi terbaik,” ujar Zudan, dilansir dari CNNIndonesia.com.

Penundaan pengangkatan CPNS ini menuai kritik dari berbagai pihak, terutama para CPNS yang merasa dirugikan secara ekonomi dan mental.

Mereka berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut atau memberikan solusi konkret agar mereka tidak terkatung-katung tanpa kepastian penghasilan. (*Red/RC)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Dan Penguatan Pengawasan Partisipatif Dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum
Dugaan Pasokan HSD Liar PT.OKI PULP Dan PAPER MILLS Guncang Publik
Akibat Angin Kencang Pohon Besar Tumbang, Menimpa Mobil Toyota Rush
Pastikan Penggunaan Senjata Api Sesuai Prosedur, Bidpropam Polda Sumsel Lakukan Penertiban Dan Pengecekan Senpi Di Polres Ogan Ilir
Polda Sumsel Musnahkan 35 Kg Sabu, 87 Tersangka Dijerat Dari Penindakan Di 182 Lokasi
Keluarga Besar Dinas Pendidikan Ogan Ilir Lepas Kepergian Sayadi Di Momen Purnabakti
Roadshow Sosialisasi Kepemimpinan Dan Kewirausahaan Karang Taruna 2026 Digelar Di Tanjung Raja
Kepengurusan Telah Rampung, AMKI Banyuasin Akan Menggelar Pelantikan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:29 WIB

Sosialisasi Dan Penguatan Pengawasan Partisipatif Dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum

Selasa, 3 November 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pasokan HSD Liar PT.OKI PULP Dan PAPER MILLS Guncang Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pastikan Penggunaan Senjata Api Sesuai Prosedur, Bidpropam Polda Sumsel Lakukan Penertiban Dan Pengecekan Senpi Di Polres Ogan Ilir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Polda Sumsel Musnahkan 35 Kg Sabu, 87 Tersangka Dijerat Dari Penindakan Di 182 Lokasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Keluarga Besar Dinas Pendidikan Ogan Ilir Lepas Kepergian Sayadi Di Momen Purnabakti

Berita Terbaru