Tragis di Ngada: Siswa SD Negeri di NTT Tewas Gantung Diri, Orang Tua Kesulitan Lunasi Biaya Sekolah Rp 1,2 Juta

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Nasional — Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswa kelas IV sekolah dasar berinisial YBR (10) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri. Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu tekanan ekonomi keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolah, termasuk membeli buku tulis dan pulpen, sebagaimana dilansir dari media detik.com.

YBR diketahui merupakan siswa di sebuah sekolah dasar negeri di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, anak tersebut dibebani kewajiban pembayaran uang sekolah sebesar Rp 1.220.000 per tahun dengan sistem cicilan, dilansir dari media detik.com.

Orang tua YBR telah melakukan pembayaran sebesar Rp 500 ribu untuk semester pertama. Sementara itu, sisa Rp 720 ribu masih harus dibayarkan secara bertahap pada semester kedua. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat kewajiban tersebut menjadi beban berat bagi orang tua korban, dilansir dari media detik.com.

Ilustrasi bunuh diri. Shutterstock

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DPMDP3A Ngada, Veronika Milo, menjelaskan bahwa pembayaran tersebut masih termasuk cicilan tahun berjalan dan bukan tunggakan. Hal itu disampaikan setelah pihaknya melakukan klarifikasi langsung ke sekolah tempat YBR menempuh pendidikan, dilansir dari media detik.com, Kamis (5/2/2026).

“Pembayaran di sekolah itu sistemnya dicicil. Untuk semester satu sudah dibayar Rp 500 ribu, dan semester dua tinggal melanjutkan sisa Rp 720 ribu,” ujar Veronika.

Veronika menyebutkan, informasi tersebut diperoleh setelah tim UPTD PPA DPMDP3A Ngada melakukan penelusuran dengan menemui keluarga korban, masyarakat setempat, hingga pihak sekolah sejak Selasa (3/2), dilansir dari media detik.com.

Viral Anak SD yang bunuh diri
Makam Anak SD di NTT yang telah bunuh diri (Foto: Ola Keda)

Pihaknya juga mengklarifikasi isu adanya ancaman pengusiran terhadap YBR apabila belum melunasi biaya sekolah. Namun, dari hasil pengecekan, tidak ditemukan adanya ancaman atau tindakan represif dari pihak sekolah.

“Kami sudah kroscek langsung ke sekolah, tidak ada ancaman pengusiran. Pihak sekolah hanya menyampaikan informasi kepada siswa untuk diteruskan kepada orang tua terkait cicilan pembayaran,” jelas Veronika, dilansir dari media detik.com.

Menurut Veronika, pihak sekolah rutin mengumpulkan siswa setelah jam pelajaran untuk menyampaikan informasi pembayaran agar diketahui oleh orang tua masing-masing. Informasi tersebut disampaikan secara berulang setiap hari, namun disebut bersifat pemberitahuan, bukan tekanan atau sanksi.

Kasus ini menyisakan duka mendalam sekaligus memicu sorotan publik terhadap beban biaya pendidikan di sekolah negeri, khususnya bagi keluarga kurang mampu, serta pentingnya kepekaan pihak sekolah dan lingkungan sekitar terhadap kondisi psikologis anak didik. (*Red/UR)


Catatan Redaksi
Informasi dalam berita ini tidak dimaksudkan untuk mendorong tindakan serupa. Apabila Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater
Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Tanjung Raja Membuka Langsung Kegiatan PPG Mahasiswa SMT IV PRODI D-III Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rambang Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat
Kecelakaan Lalin Maut Tewaskan Tiga Orang, Polres Ogan Ilir Tetapkan Sopir Truck Hino Tersangka
Polres Ogan Ilir Rilis Kasus Kecelakaan Maut Pickup Vs Fuso Di Tol Palindra
Polsek Pemulutan Ogan Ilir Utamakan Pencegahan, Rapat Koordinasi Karhutla Libatkan Semua Pihak
Penuh Haru Dan Semangat, Sekolah SMAN 1 Tanjung Raja Lepas Ratusan Siswa-Siswi Kelas Xll
Dinkes Ogan Ilir Keluarkan Edaran Waspada Penyakit Campak
DPRD Ogan Ilir Gelar Upacara Pelepasan Jenazah M. Sayuti Anggota Dewan OI

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:24 WIB

Camat Tanjung Raja Membuka Langsung Kegiatan PPG Mahasiswa SMT IV PRODI D-III Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:15 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rambang Gelar Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:16 WIB

Kecelakaan Lalin Maut Tewaskan Tiga Orang, Polres Ogan Ilir Tetapkan Sopir Truck Hino Tersangka

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:50 WIB

Polres Ogan Ilir Rilis Kasus Kecelakaan Maut Pickup Vs Fuso Di Tol Palindra

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:49 WIB

Penuh Haru Dan Semangat, Sekolah SMAN 1 Tanjung Raja Lepas Ratusan Siswa-Siswi Kelas Xll

Berita Terbaru