Sebut Pendukung Petahana “Gak Punya Otak”, Pilkades Karang Bahagia Nyaris Memanas

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, KABUPATEN BEKASI – Pesta demokrasi yang seharusnya menjadi ajang adu gagasan secara sehat di Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, mendadak tercoreng aksi provokatif tak beretika.

Sebuah narasi kebencian dilontarkan secara terbuka oleh seorang oknum pendukung calon kepala desa hingga memicu ketegangan antarkelompok masyarakat.

Tanpa mengindahkan etika berdemokrasi, oknum tersebut menyuarakan hinaan melalui speaker aktif di atas mobil komando pada Selasa (04/08/2026).

Dengan lantang ia berteriak, “Hidup Caum, Yang Masih Mendukung Lurah Lama Saya Anggap Tolol Manusianya, Tolol gak punya otak.”

Pernyataan bernada serangan pribadi (ad hominem) dan caci maki tersebut mendiskreditkan kebebasan memilih yang dijamin oleh undang-undang.

Ujaran kebencian ini dengan cepat memantik amarah para simpatisan petahana. Dampaknya, pada Selasa malam, kedua bakal calon Kepala Desa Karang Bahagia, Caum dan Hamdani Atamam, terlihat berada di Polsek Cikarang Utara guna meredam eskalasi massa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah hukum atau mediasi yang diambil.

Pentingnya Edukasi Politik: Beda Pilihan Bukan Alasan Menghina

Insiden ini menjadi cermin keruh pelaksanaan demokrasi di tingkat tapak. Demokrasi bukan panggung bebas untuk mencaci, melainkan wadah menentukan arah kemajuan desa melalui persaingan yang sehat.

– Pilihan Politik Adalah Hak Hakiki : Setiap warga negara memiliki kebebasan menentukan dukungan tanpa intimidasi maupun hinaan. Menyebut sesama warga dengan kata “tolol” hanya karena berbeda pilihan merupakan bentuk pendangkalan akal sehat.

– Stop Ujaran Kebencian dan Kampanye Hitam : Menggunakan fasilitas publik seperti mobil komando untuk menyebarkan kebencian adalah tindakan niradab yang berpotensi memecah belah kerukunan warga.

– Gagasan, Bukan Caci Maki : Simpatisan dan tim sukses seharusnya mengedukasi masyarakat dengan memaparkan program kerja dan visi-misi calon, bukan menjual narasi permusuhan.

Tindakan tegas dari aparat penegak hukum serta penitia pemilihan sangat diperlukan agar memberi efek jera. Jika tindakan provokatif semacam ini dibiarkan tanpa sanksi, proses demokrasi warga hanya akan melahirkan dendam sosial yang merusak tatanan bermasyarakat.

Pewarta : Hasrul

Editor     : Yopi Lubrex

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H-2 Pilkades Karang Bahagia Mencekam, Anggaran Panitia Belum Cair, Pemkab Bekasi Dinilai Sengaja Main-Main
Gelar Rapat Koordinasi Dan Konsolidasi Koti Pemuda Pancasila Santuni Anak Yatim Dan Dhuafa
Slogan “Lanjutkan Dua Periode” Bergema! Hamdani Atamam Dapat Nomor Urut 2 Di Pilkades Karang Bahagia
Panitia Pilkades Karangbahagia Gelar Pelantikan Dan Simulasi Tugas KPPS
Gelar Anniversary Ke -3 Tahun, LSM Garda Bekasi Panaskan Mesin Organisasi Dan Perkuat Konsolidasi
Gelar Coffee Morning Bersama Rekan Media, Kejari Kabupaten Bekasi Paparkan Capaian Kinerja Di Tahun 2026
Silahturahmi Tanpa Batas Bidan Winta “Tetap Jaga Keharmonisan dan Kerukunan Jelang Pilkades”
XTC Sexyroad Indonesia DPC Kabupaten Bekasi Gelar Aksi Di Depan Pemkab, Soroti Kinerja DLH

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:05 WIB

H-2 Pilkades Karang Bahagia Mencekam, Anggaran Panitia Belum Cair, Pemkab Bekasi Dinilai Sengaja Main-Main

Minggu, 13 September 2026 - 18:38 WIB

Gelar Rapat Koordinasi Dan Konsolidasi Koti Pemuda Pancasila Santuni Anak Yatim Dan Dhuafa

Rabu, 9 September 2026 - 17:44 WIB

Slogan “Lanjutkan Dua Periode” Bergema! Hamdani Atamam Dapat Nomor Urut 2 Di Pilkades Karang Bahagia

Minggu, 6 September 2026 - 13:38 WIB

Panitia Pilkades Karangbahagia Gelar Pelantikan Dan Simulasi Tugas KPPS

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Gelar Anniversary Ke -3 Tahun, LSM Garda Bekasi Panaskan Mesin Organisasi Dan Perkuat Konsolidasi

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB