RADARCenter, Palembang– Pemerintah Kota Palembang menyambut baik pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) Kota Palembang. Organisasi advokat tersebut diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Palembang, Drs. M. Sadruddin Hadjar, mengatakan kehadiran FERARI di Kota Palembang diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap keadilan melalui layanan bantuan hukum secara gratis.
Menurutnya, masyarakat kurang mampu memiliki hak untuk memperoleh bantuan hukum sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, keberadaan FERARI menjadi sangat penting sebagai organisasi profesi yang dapat memberikan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap FERARI dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Kehadiran organisasi ini akan sangat membantu warga yang membutuhkan pendampingan hukum, terutama mereka yang kurang mampu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah siap mendukung berbagai program yang dijalankan FERARI sepanjang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua DPD FERARI Sumatera Selatan, Suwito, berpesan kepada seluruh pengurus DPC FERARI Kota Palembang yang baru dilantik agar mengedepankan profesionalisme dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa sesuai motto organisasi, yaitu Profesional dan Religius, setiap advokat FERARI harus mengutamakan kepentingan masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, bukan semata-mata berorientasi pada kemampuan finansial klien.
“Gunakan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat. Utamakan warga yang terzalimi dan membutuhkan pendampingan hukum. Jangan hanya membantu mereka yang mampu membayar, tetapi juga masyarakat kecil yang benar-benar memerlukan keadilan,” katanya.
Menurut Suwito, program bantuan hukum gratis yang dijalankan FERARI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palembang telah memberikan manfaat nyata. Hingga saat ini, ratusan perkara telah berhasil diselesaikan melalui program tersebut.
Ia menyebutkan, salah satu perkara yang masih mendapat perhatian adalah persoalan sengketa lahan yang dialami warga Sungai Buah. Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penanganan dan terus dipantau oleh pihaknya.
“Kami berharap FERARI semakin solid dan semakin dikenal masyarakat sebagai organisasi advokat yang benar-benar hadir untuk membela kepentingan rakyat,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPC FERARI Kota Palembang, Dr. (C). Sigit Muhaimin, SH., MH., mengatakan kepengurusan baru akan fokus memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa program konsultasi dan bantuan hukum gratis yang telah berjalan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palembang. Hingga kini, hampir 600 masyarakat telah memperoleh layanan bantuan hukum secara cuma-cuma.
Layanan tersebut juga telah diperluas melalui keberadaan pos bantuan hukum di kantor-kantor kecamatan yang tersebar di Kota Palembang sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh akses pendampingan hukum.
Ke depan, DPC FERARI Kota Palembang akan segera menyusun program kerja melalui rapat kerja organisasi, termasuk menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) sebagai pintu masuk bagi para sarjana hukum yang ingin berprofesi sebagai advokat.
“Syarat menjadi anggota FERARI adalah berlatar belakang sarjana hukum. Setelah itu mengikuti tahapan sesuai ketentuan profesi advokat. Kami akan terus berpegang pada prinsip profesional dan religius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Sigit.
Pewarta : Yuli
Editor : Yopi Lubrex




















