RADARCenter, OGAN ILIR — Peran aktif Forum Jurnalis Caram Seguguk (FJCS) terbukti sangat membantu masyarakat yang mengalami kendala administrasi bantuan sosial. Berkat fasilitasi FJCS bersama Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir, kendala data bansos warga yang telah pindah domisili ke Batam akhirnya terselesaikan.
Salah satu warga yang merasakan manfaatnya adalah Rika Amelia, warga Desa Ulak Kerbau Lama. Ia mendatangi sekretariat FJCS untuk meminta bantuan terkait data bantuan sosial yang masih tercatat di Ogan Ilir, padahal dirinya sudah berdomisili dan ber-KTP Batam. Kini, ia merasa lega karena datanya sudah berhasil dimutasi ke sistem pusat.
“Saya sangat mengucapkan terima kasih kepada FJCS dan Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir yang telah memfasilitasi kami berdialog langsung hingga kendala ini terselesaikan,” ujar Rika Amelia saat ditemui awak media di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (04/09/2026).
Pihak Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir melalui stafnya memberikan penjelasan terkait aturan mutasi data, khususnya untuk Program Indonesia Pintar (PIP). Dijelaskan bahwa penerima tidak harus pulang ke Ogan Ilir secara fisik — semuanya bisa diproses melalui sistem daring.
Penjelasan Dinsos Ogan Ilir:
– Mutasi data bisa ditarik oleh Dinas Sosial daerah tujuan (Batam) lewat sistem pusat.
– Untuk PIP, tidak perlu mencabut KIP meskipun pindah domisili dan pindah sekolah — cukup urus mutasi data di sekolah asal.
– Syarat utama: surat pindah sekolah, KTP & KK terbaru, serta pembaruan data di Dapodik oleh operator sekolah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir, Heriyanto, mengapresiasi peran FJCS dalam membantu menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Kami berkomitmen terus memfasilitasi masyarakat. Bersama rekan-rekan jurnalis dari FJCS, informasi ini dapat sampai ke warga dengan baik. Intinya — tidak harus pulang ke Ogan Ilir untuk mengurus data bansos, cukup koordinasikan lewat Dinas Sosial setempat di daerah tujuan,” tegas Heriyanto.
Dengan terselesaikannya kasus ini, Rika Amelia dan keluarganya kini merasa lega. Ia berpesan kepada warga lain yang mengalami hal serupa agar tidak panik dan segera melapor ke pihak kelurahan maupun dinas sosial setempat untuk memproses mutasi data secara daring.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi Lubrex




















