Sungsang Salah Satu Desa Istimewa Di Sumsel, Mayoritas Nelayan Dan Penghasil Kuliner

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Banyuasin– Sungsang merupakan salah satu desa istimewa di Sumatera Selatan. Desa Sungsang merupakan kampung nelayan dan penghasil khas kuliner, daerah ini terletak di muara Sungai Musi, termasuk dalam wilayah administratif Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Desa Sungsang telah dihuni sejak sekitar tahun 1600, bukti ini semakin diperkuat dengan penyebutan Sungsang dalam perjanjian antara Sultan Palembang dan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), pada tahun 1681.

Untuk berkunjung ke wilayah tersebut dapat menggunakan dua moda transportasi alternatif dari kota Palembang, pertama dapat menggunakan jalur darat, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Alternatif kedua adalah menggunakan jalur air berupa speedboat yang beroperasi rutin setiap hari dari 16 Ilir Palembang.

Berdasarkan informasi dari H Tohir mengatakan, Sungsang terdapat lima desa yang berjejer di sepanjang tepian sungai.

“Sungsang terdapat lima desa yakni Marga Sungsang, Sungsang 1, Sungsang 2, Sungsang 3, dan Sungsang 4,” kata H Tohir di kediamannya di Desa Sungsang 1, Rabu (15/07/2026)

Diterangkan H Tohir, bahwa penduduk desa Sungsang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan penghasil kuliner khas Sungsang.

“Warga Sungsan kurang lebih 20 ribu orang tinggal di daerah ini, mayoritas penduduk Sungsang bekerja sebagai nelayan dan penghasil kuliner khas seperti kemplang, pempek, trasi dan petir,” terangnya.

Kawasan Sungsang merupakan ekosistem muara yang kaya nutrisi. Ekosistem tersebut memiliki nilai penting bagi biota perairan, seperti ikan, udang, dan kepiting.

Jenis ikan yang dapat ditemukan di Sungsang merupakan kombinasi ikan laut dan ikan air payau, beberapa nelayan menangkap ikan di sungai dekat permukiman hingga muara Sungai Musi, sementara beberapa nelayan lainnya dapat mencapai perairan Selat Bangka, bahkan hingga perairan Lampung.

“Hasil tangkapan nelayan Sungsang diperdagangkan, baik untuk kebutuhan ekspor maupun untuk memenuhi kebutuhan lokal,” ujarnya.

Selain ikan lanjutnya, nelayan juga menghasilkan hasil tangkapan lain seperti udang, kepiting bakau, kepiting, cumi-cumi, dan kerang. Sebagian besar produk tangkapan langsung ditampung oleh nelayan, sementara sebagian lainnya dapat ditemukan di pasar.

“Sungsang juga menghasilkan berbagai produk olahan dari hasil tangkapan. Produk olahan yang dihasilkan masyarakat antara lain terasi, kemplang, kerupuk udang, ikan asin, atau ikan kering,” terangnya.

Terakhir di ungkapkannya, makanan yang paling terkenal di Sungsang adalah pempek udang.

“Pempek berwarna kemerahan ini merupakan makanan khas Sungsang, sulit menemukan pempek udang di daerah lain seperti Palembang. Bahkan jika ada, biasanya diimpor dari Sungsang,” pungkasnya.

Pewarta : Yopi Lubrek

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Ogan Ilir Pimpin Langsung Penyaluran Air Bersih, Pengobatan Gratis Dan Pembagian Masker Ke Warga Desa Permata Baru
AKP Mukhlis Mantan Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir Kini Menjabat Kapolsek Talang Kelapa, Ungkap Pembunuhan Kakak-Adik
Polres Ogan Ilir Gelar Konferensi Pers, 2 TSK Terancam Penjara 9 Tahun Dan 4 Perkara Karhutla Masih Diselidiki
Cek Kesehatan Gratis Digelar Di Aula Desa Sribanding, Warga Antusias Manfaatkan Pelayanan Kesehatan
Transparansi Dana Desa, Kejari Ogan Ilir Hadiri Sosialisasi Jaga Desa Di Sribanding 
Kapolres Ogan Ilir Bergerak Cepat Bersama Tim Gabungan Jinakkan Api Karhutla Di Sungai Rambutan
Rakerda ORARI Sumsel, Dorong Radio Amatir Semakin Eksis Dan Digandrungi Anak Muda
Warga Pertanyakan Transparansi Dan Dampak CSR PT SPF

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:56 WIB

Kapolres Ogan Ilir Pimpin Langsung Penyaluran Air Bersih, Pengobatan Gratis Dan Pembagian Masker Ke Warga Desa Permata Baru

Senin, 7 September 2026 - 17:29 WIB

AKP Mukhlis Mantan Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir Kini Menjabat Kapolsek Talang Kelapa, Ungkap Pembunuhan Kakak-Adik

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Konferensi Pers, 2 TSK Terancam Penjara 9 Tahun Dan 4 Perkara Karhutla Masih Diselidiki

Senin, 7 September 2026 - 10:16 WIB

Transparansi Dana Desa, Kejari Ogan Ilir Hadiri Sosialisasi Jaga Desa Di Sribanding 

Minggu, 6 September 2026 - 20:26 WIB

Kapolres Ogan Ilir Bergerak Cepat Bersama Tim Gabungan Jinakkan Api Karhutla Di Sungai Rambutan

Berita Terbaru