RADARcenter, Palembang — Pemerintah Kota Palembang mulai merespons keluhan warga terkait banjir yang terus berulang di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami.
Setelah pemberitaan mencuat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang menyatakan siap mengambil langkah konkret dengan menurunkan tim ke lokasi.
Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PUPR Kota Palembang, Marlina, menyampaikan bahwa pihaknya siap melakukan survei lapangan untuk melihat langsung kondisi drainase dan lingkungan yang dikeluhkan warga.
“Siap. Kami datang kalau diundang. Bisa minta nomor kontak person-nya? Nanti kami kirim petugas survei dan tim ke lokasi tersebut,” ujar Marlina melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (3/2/2026).
Respons ini muncul setelah warga Talang Jambe menggelar musyawarah secara mandiri untuk membahas persoalan banjir yang tak kunjung tertangani.
Dalam forum tersebut, warga menilai bahwa banjir bukan semata faktor alam, tetapi juga dipicu oleh infrastruktur drainase yang tidak tuntas serta dampak pembangunan di sekitar wilayah tersebut.
Klarifikasi Camat Sukarami
Sebelumnya, Camat Sukarami, Fadly, juga memberikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam musyawarah warga.
Ia menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah mengusulkan penundaan jadwal musyawarah karena bentrok dengan agenda lain di luar kota.
“Kami sudah sampaikan kepada Ketua RT bahwa kami sedang di luar kota. Kalau ingin kami hadir, rapat bisa ditunda sampai kami pulang,” kata Fadly melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, informasi tersebut telah disampaikan jauh hari sebelum pelaksanaan musyawarah. Namun, rapat tetap dilaksanakan atas kesepakatan warga dan perangkat RT setempat.
Sinyal Respons Pemerintah Daerah
Langkah PUPR yang siap menurunkan tim ke lapangan dinilai sebagai sinyal awal respons pemerintah terhadap keluhan warga.
Survei lapangan diharapkan menjadi pintu masuk bagi perumusan langkah teknis yang lebih terukur dalam penanganan banjir di Talang Jambe.
Warga berharap respons tersebut tidak berhenti pada survei semata, tetapi berlanjut pada tindakan nyata yang terintegrasi lintas sektor, termasuk penataan drainase, normalisasi sungai, serta pengawasan terhadap aktivitas pembangunan perumahan di sekitar wilayah terdampak.
Persoalan banjir Talang Jambe kini menjadi ujian bagi Pemerintah Kota Palembang dalam membuktikan kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus memastikan bahwa setiap keluhan warga ditindaklanjuti secara konkret, bukan sekadar wacana. (*Adi)




















