Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal (04/02/2026)~ Dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bukit Malintang memantik perhatian publik dan pengawas.

Pengawas MBG Bukit Malintang, Wahyu membenarkan bahwa air sungai digunakan dalam aktivitas mencuci peralatan makan serta bahan pangan di dapur MBG setempat. Ia menyebut kondisi tersebut dilakukan karena keterbatasan sumber air bersih.

Menurut Wahyu, pihak pengelola sebelumnya telah berupaya menyediakan sumber air mandiri melalui pembuatan sumur bor. Namun, air dari sumur tersebut dinilai tidak layak digunakan karena berwarna kuning.

“Kami sudah buat sumur bor, tapi airnya kuning. Karena itu, kami mencuci di sungai,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi wartawan.

Meski demikian, Wahyu membantah tudingan bahwa air sungai yang digunakan merupakan air tercemar limbah buang air besar. Ia menegaskan air sungai yang dimanfaatkan berada dalam kondisi bersih.

“Air sungai itu bersih, bukan bekas air BAB seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Sebelumnya, kekhawatiran disampaikan masyarakat Bukit Malintang. Warga menilai penggunaan air sungai yang hulunya digunakan untuk mandi, mencuci, dan BAB berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak penerima MBG.

Perbedaan pandangan antara masyarakat dan pihak pengelola MBG memicu desakan agar Satuan Tugas MBG Kabupaten Mandailing Natal turun langsung melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh.

Warga meminta evaluasi terhadap kelayakan sumber air, proses pengolahan makanan, serta kepatuhan pelaksana terhadap SOP MBG. Hingga kini, masyarakat masih menantikan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjamin keamanan dan tujuan utama program nasional tersebut.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.
Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot
20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas
Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam
Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga
Bendahara SATMA AMPI Madina Desak Bupati Periksa Kades Dan BPD Muara Batang Angkola, Dugaan Pengutipan 5 Persen Peti Harus Diusut
SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan Keterlibatan Kades Rantopanjang dalam PETI: Satgas Jangan Hanya Rapat Dan Susun Rencana
Program Revitalisasi SDN 018 LP, Redaksi Media Online Serahkan Surat Konfirmasi Kepada Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:55 WIB

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Selasa, 15 September 2026 - 08:44 WIB

Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot

Kamis, 10 September 2026 - 13:33 WIB

20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam

Kamis, 3 September 2026 - 14:28 WIB

Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB