RADARCenter, Banyuasin– Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali mengukir prestasi yang gemilang, meraih penghargaan UHC kategori Madya. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH dalam Acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat pada Selasa (27/01/2026).
Sebelumnya, tepatnya pada tahun 2024 Kabupaten Banyuasin telah meraih Penghargaan UHC dengan kriteria Pratama, dan pada tahun 2026 Kabupaten Banyuasin kembali meraih penghargaan UHC naik ke kategori Madya yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr.(HC). Drs.A. Muhaimin Iskandar, M.Si.
UHC Awards 2026, sebanyak 32 provinsi dan 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan penghargaan, atas dedikasi dan komitmennya dalam mewujudkan Universal Health Coverage, dengan cakupan kepesertaan minimal 98% serta tingkat keaktifan peserta JKN minimal 80%.
Dalam momen yang penuh kebahagian dan istimewa tersebut, Bupati Banyuasin didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Plt. Kadis Kominfo-SP H. Ida Bahagia, SH., MM, Plt. Kadinkes dr. Indah Deryane, M. Kes, Kepala BPJS Banyuasin Bayu Saputra, SKM., MM. Kepala DPMPTSP Rayan Nurdinsyah, S.STP., M.Si, dan Kadis PUPR Ir. H.M. Riyan Aditya Saputra, MT., IPM., ASEAN.Eng,
Kabupaten Banyuasin termasuk kategori madya, karena memiliki cakupan kepesertaan 98%, tingkat keaktifan 85%, sementara penduduk yang didaftarkan pemda minimal 10% dengan status UHC Prioritas dan pembayaran iuran PBPU Pemda lunas sampai dengan September 2025.
Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Banyuasin Askolani mengucapkan banyak terima kasih atas kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin dan dinas terkait lainnya atas diraihnya penghargaan UHC tersebut, apa yang dilakukan untuk kesehatan di Kabupaten Banyuasin.
“Alhamdulillah, 98% di Banyuasin telah memiliki BPJS dan ditanggung oleh pemerintah, seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin secara keseluruhan kesehatannya ditanggung oleh pemerintah,” kata orang nomor satu dijajaran Pemkab Banyuasin.
Ia juga mengungkapkan, bahwa bagi masyarakat yang belum terdata akan segera ditindaklanjuti dan dibuatkan BPJS kesehatannya.
“Bagi masyarakat Banyuasin yang belum tercover BPJS, kita langsung open dan kita buatkan BPJS, bagi yang sakit tapi BPJS nya telah mati akan kita donasi, segera ditindaklanjuti penanganan kesehatannya,” terangnya.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengucapkan selamat kepada pemimpin daerah yang telah meraih Peringkat UHC.
“Inilah adalah sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan dari kami kepada kepala daerah yang telah mewujudkan UHC cakupan JKN Penduduk minimal 98%,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr.(HC). Drs.A. Muhaimin Iskandar, M.Si juga mengucapkan terima kasih atas peran Kepala Daerah di seluruh Indonesia atas capaian UHC, Ia berharap agar pemerintah daerah terus mempertahankan serta meningkatkan capaian tersebut.
“Tahun depan, daerah yang masih berstatus madya harus meningkat menjadi utama, bagi daerah yang sudah berstatus utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” pungkasnya.
Pewarta : Yopi




















