RADARcenter, Palembang – Mendagri Tito Karnavian Dijadwalkan Hadir, Unsri Mantapkan Langkah Menuju Kampus Unggul dan Berdaya Saing. Universitas Sriwijaya (Unsri) bersiap menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-65 pada Senin, 3 November 2025, di Kampus Unsri Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Momen istimewa ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang salah satu perguruan tinggi kebanggaan Sumatera Selatan yang terus menorehkan prestasi di kancah nasional maupun internasional.
Dalam momentum bersejarah tersebut, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, yang juga merupakan tokoh kebanggaan asal Sumatera Selatan, dijadwalkan hadir memberikan orasi ilmiah. Kehadiran Mendagri menjadi simbol apresiasi atas kontribusi besar Unsri dalam membangun kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwah, SE., M.Si, dalam sambutannya pada malam keakraban Dies Natalis Unsri, Sabtu (1/11/2025), menyampaikan bahwa momen ulang tahun kali ini tidak hanya menjadi ajang syukur dan refleksi, tetapi juga tekad untuk memperkuat sinergi menuju masa depan yang lebih baik.
“Layaknya peringatan hari ulang tahun, kita bersyukur dan bergembira, namun juga perlu melakukan introspeksi diri. Apa yang belum sempurna akan kita sempurnakan. Inovasi kecil sekalipun tetap bernilai dan memberi dampak,” ujar Taufiq.
Dalam sesi wawancara khusus bersama wartawan media ini, Taufiq menegaskan bahwa tema Dies Natalis ke-65 tahun ini, “Bersinergi untuk Memberikan Dampak bagi Negeri,” menjadi pedoman utama bagi seluruh elemen Unsri.
“Sesuai dengan temanya, kita berusaha untuk berkolaborasi baik internal maupun eksternal agar memberikan dampak positif bagi civitas akademika, bagi stakeholder, dan bagi khalayak banyak,” jelasnya.
Menariknya, dalam Dies Natalis kali ini, Unsri menampilkan perpaduan harmonis antara aspek akademik dan non-akademik. Selain penghargaan dari CNN Award atas inovasi dan hilirisasi hasil riset, Unsri juga mencatat sejarah baru dengan pemecahan Rekor MURI melalui penerbitan 65 judul buku karya dosen dan mahasiswa.
“Kami meluncurkan 65 judul buku yang akan mendapatkan penghargaan Rekor MURI pada tanggal 3 November ini. Ini menjadi bentuk nyata semangat literasi dan produktivitas akademik Unsri,” terang Rektor.
Tak hanya di bidang akademik, aspek kebersamaan juga mendapat perhatian khusus. Menurut Taufiq, semangat kolaborasi antar civitas akademika menjadi fondasi penting bagi kemajuan universitas di masa mendatang.
“Aspek non-akademiknya, kita berusaha memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan kampus agar Unsri menjadi lebih baik dan solid dalam melangkah ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Rektor Unsri, Prof. Dr. Alfitri, M.Si, menambahkan bahwa capaian terbaru Unsri di kancah nasional menjadi bukti bahwa universitas ini terus bergerak menuju arah yang unggul dan inovatif. Unsri baru saja meraih penghargaan Excellence in Research and Innovation dalam ajang
“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Alfitri.
Menutup sesi wawancara, Rektor Unsri menyampaikan pesan khusus kepada seluruh civitas akademika.
“Himbauan saya, mari bersama-sama membangun Unsri dengan kolaborasi dan sinergi. Segala perbedaan dan keberagaman kita jadikan kekuatan untuk membawa Unsri menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas Taufiq.
Dengan semangat “Unggul, Modern, dan Terpercaya,” Universitas Sriwijaya terus berkomitmen menjadi institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing, berprestasi, dan berdampak luas bagi negeri.
Pewarta (*Adi)




















