Sekjen SATMA AMPI Madina Antar Dumas Ke DENPOM I/BB, Desak Bongkar Dugaan Beking Tambang Emas Ilegal Di Madina

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal (11/05/2025) — Sekretaris Jenderal SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, resmi mengantarkan pengaduan masyarakat (dumas) ke DENPOM I/BB terkait maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga kuat dibekingi oknum tertentu dan hingga kini masih bebas beroperasi di wilayah Mandailing Natal.

Dalam keterangannya, Mulya Harisandi menegaskan bahwa praktik tambang ilegal di Madina sudah dalam kondisi darurat dan tidak bisa lagi dianggap sebagai aktivitas masyarakat biasa. Menurutnya, penggunaan alat berat secara terang-terangan menunjukkan adanya dugaan jaringan terorganisir yang kuat serta indikasi pembiaran oleh pihak tertentu.

“Kami datang ke DENPOM I/BB membawa dumas agar dugaan keterlibatan maupun pembekingan oleh oknum aparat diusut secara serius, terbuka, dan transparan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang ilegal yang merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat,” tegasnya.

Ia menyebut aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, mulai dari pencemaran sungai, hancurnya kawasan hutan, rusaknya lahan masyarakat, hingga ancaman banjir dan longsor yang sewaktu-waktu dapat mengorbankan warga.

“Sungai-sungai di Madina semakin keruh, hutan dibabat, alat berat bebas keluar masuk, tetapi penindakan seolah tidak maksimal. Ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul terhadap mafia tambang ilegal,” lanjut Mulya Harisandi.

SATMA AMPI Madina juga mendesak pemerintah pusat, TNI, Polri, dan seluruh aparat penegak hukum untuk segera melakukan operasi besar-besaran serta investigasi menyeluruh terhadap dugaan jaringan pembeking PETI yang disebut beroperasi di sejumlah wilayah seperti Lingga Bayu, Batang Natal, Kotanopan, dan beberapa titik lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.

Menurut SATMA AMPI, jika aktivitas tambang ilegal terus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan di Mandailing Natal akan semakin tidak terkendali dan berpotensi menjadi bencana besar bagi generasi mendatang.

“Kami tidak akan diam. SATMA AMPI Madina akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata terhadap para pelaku, pemodal, maupun oknum yang diduga membekingi aktivitas tambang ilegal di Mandailing Natal,” tutupnya.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTUN Medan Ancam Eksekusi Kades Malintang Jae, Sengketa Informasi Publik Mandailing Natal Memanas
SPPG Panggorengan Akui Ada Ulat Di Ompreng MBG Siswa, Pengawasan Program Makan Gratis Madina Dipertanyakan
Dinilai Merosot, Kamad MTs GUPPI Malintang Diduga Jarang Hadir Dan Layak Diganti.
Video MBG Berulat di Mandailing Natal Viral, Publik Soroti Pengawasan Dapur SPPG Panggorengan
Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing Kuat. Apakah negara kalah? 
Duduga Oknum TNI-Polri Beking Tambang Ilegal, Negara Tidak Boleh Kalah Oleh Mafia Peti
Dugaan Bekingi Tambang Ilegal Di Madina Seret Oknum TNI dan Polisi, Aktivis Desak Mabes Polri hingga Denpom Turun Tangan
Dugaan Praktik Penjualan Token Listrik Di Pasar Baru Panyabungan Disorot, Pengawasan Inspektorat Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:01 WIB

Sekjen SATMA AMPI Madina Antar Dumas Ke DENPOM I/BB, Desak Bongkar Dugaan Beking Tambang Emas Ilegal Di Madina

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52 WIB

SPPG Panggorengan Akui Ada Ulat Di Ompreng MBG Siswa, Pengawasan Program Makan Gratis Madina Dipertanyakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50 WIB

Dinilai Merosot, Kamad MTs GUPPI Malintang Diduga Jarang Hadir Dan Layak Diganti.

Senin, 4 Mei 2026 - 20:45 WIB

Video MBG Berulat di Mandailing Natal Viral, Publik Soroti Pengawasan Dapur SPPG Panggorengan

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing Kuat. Apakah negara kalah? 

Berita Terbaru