RADARCenter, Palembang– Warga diseputaran Jalan Nilakandi dikejutkan dengan adamya peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Jepang Rt 050 Rw 006, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Senin (07/09/2026) sekira Pukul 13.00 Wib.
Dampak dari tragedi kebakaran tersebut, sembilan rumah warga hangus terbakar dilalap api yang dengan cepat membesar. Sembilan rumah warga yang terbakar tersebut yakni milik Abu bakar (75), Malik (42), Dino (35), Masyadi (45), Yuli (40), Roberto (25), Heni (38), Herlina (37) dan Bambang (37).
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, kepulan asap pertama kali berasal dari arah rumah warga milik Dino.
“Saat kejadian saya sedang berada di rumah, saya melihat kepulan asap pertama kali dari arah rumah Dino,” kata salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kemudian Ia bersama warga yang lain berusaha untuk memadamkan api tersebut, dikarenakan angin saat kejadian bertiup kencang hingga api cepat membesar dan langsung merambah ke rumah yang ada diseputaran tersebut.
“Karena angin kencang api sulit dipadamkan dan dengan cepat membesar,” ucapnya.
Dalam keadaan panik warga langsung melaporkan kejadian kebakaran tersrbut kepada petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) dan pihak Kepolisian Polsek Kertapati.
Setelah mendapat laporan, petugas PBK beserta unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Dibantu warga tim langsung melakukan pemadaman, api berhasil dipadamkan sekira Pukul 14.30 Wib.
Kapolsek Kertapati AKP Hermansyah dihubungi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut, setelah menerima laporan personel Polsek Kertapati langsung mendatangi TKP.
“Benar, ada kejadian kebakaran di permukiman padat penduduk. Begitu menerima laporan, personel langsung ke TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi dilokasi kejadian,” ujarnya.
Diduga api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sembilan rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu hangus terbakar.
“Diduga kebakaran terjadi disebabkan korsleting listrik, tidak ada korban jiwa. Namun, sembilan warga harus kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran terjadi,” pungkasnya.(RC/Yogi)




















