Aliansi Gabungan Ormas Dan Ormawa Mendesak Kejaksaan Madina Periksa Kabid Diknas Pendidikan

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal (31/01/2026)– Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Mandailing Natal Anti Korupsi (AMP-MANDAKOR) Adalah Gabungan Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Mahasiswa antara lain dari Organisasi Kepemudaan adalah Markas Cabang Laskar Merah Putih ( LMP ) Kabupaten Mandailing Natal, Sebagai Ketua Andris Sumarlin.

Koordinator aksi Andris mengatakan, Dewan Perwakilan Daerah Pemuda Lira Kabupaten Mandailing Natal Sebagai Ketua Asron Nasution Sedangkan Dari Organisasi Mahasiswa Adalah IMA Madina Pekanbaru Yang Sebagai Ketua Adalah Adinda Gusti Pardamean Nasution dan AMP2K Kabupaten Mandailing Natal Sebagai Ketua Adalah Adinda Pajarur Rohman Sekaligus Sebagai Kordum.

Aliansi AMP-MANDAKOR Kabupaten Mandailing Natal Akan Menggelar Aksi Unjuk Rasa Damai Pada Hari Rabu (04/02/2026) Pukul 11.00 Wib, dan Lokasi Unjuk Rasa tersebut akan digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal dan Kantor Bupati Kabupaten Mandailing Natal.

“Kami akan menyampaikan tuntutan atau Orasi pada aksi unjuk rasa damai Yang akan diadakan di Kantor Kejaksaan Negeri Madina dan Kantor Bupati Madina, khusus terkait program di Bidang Sarana Prasana Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal dan Beberapa Dugaan Terkait Bidang Lainnya,” ungkapnya.

Andris Sumarlin menegaskan, Aliansi AMP-MANDAKOR akan mengawal seluruh tuntutan. Karena menyangkut masa depan pendidikan anak anak pelajar Kabupaten Mandailing Natal.

“Kami Berharap Kejaksaan Negeri Madina bisa menjadikan Orasi ataupun tuntutan yang akan kami sampaikan nantinya pada aksi unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Madina bisa menjadi pintu masuk Kejaksaan untuk membuat penyelidikan terkait seluruh anggaran tahun 2025 pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal,” ucapnya.

Ia juga mendesak Bupati Kabupaten Mandailing Natal untuk mengevaluasi atau mencopot Kabid Dikdas Riswan Halim Batubara, karena diduga tidak ada tanggung jawab terhadap Jabatannya sebagai Kabid Dikdas sekaligus PPK dalam beberapa pekerjaan di Dinas Pendidikan Kabupaten Madina.

“Adanya pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu sesuai kontrak yang diduga karena kurangnya pengawasan atau dugaan kelalaian dalam jabatan,” Pungkas Andris.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut
Bupati Madina Tegas Awasi MBG Bukit Malintang, Praktik Cuci Ompreng Di Sungai Dinilai Tak Bisa Ditoleransi
Kejari Mandailing Natal Perdalam Dumas Dana Desa Hutabangun Jae, Klarifikasi Terus Berjalan
Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan
Dana Desa Mandailing Natal Menggantung: Pengakuan Fiktif Ada, Dana Dikembalikan, LHP Inspektorat Tak Jelas
Dinas Perkim Ajukan Program Bedah Rumah Bagi Warga Kurang Mampu Di Mandailing Natal
Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Mendesak BPN dan Pemkab Madina Bertindak Tegas Atas HGU PT. Rendi Permata Raya
PMKS PT Palmaris Raya Diduga Cemari Lingkungan, SATMA AMPI Madina Harap Kapolres Baru Bertindak Tegas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:49 WIB

Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:10 WIB

Bupati Madina Tegas Awasi MBG Bukit Malintang, Praktik Cuci Ompreng Di Sungai Dinilai Tak Bisa Ditoleransi

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:25 WIB

Kejari Mandailing Natal Perdalam Dumas Dana Desa Hutabangun Jae, Klarifikasi Terus Berjalan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:54 WIB

Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

Dana Desa Mandailing Natal Menggantung: Pengakuan Fiktif Ada, Dana Dikembalikan, LHP Inspektorat Tak Jelas

Berita Terbaru