RADAECenter, Ogan Ilir– Para pengrajin penghias rumah tangga di wilayah Tanjung Batu kini tengah menghadapi berbagai tantangan yang menghambat perkembangan usaha mereka. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan pelaku industri rumahan tersebut, ditemukan bahwa peningkatan fasilitas produksi, akses bahan baku, serta perluasan pasar menjadi fokus utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Para pengrajin yang umumnya menghasilkan produk seperti hiasan dinding, kerajinan kayu, anyaman, hingga dekorasi berbahan daur ulang. Keterbatasan alat produksi modern membuat proses pembuatan produk masih memakan waktu lama.
Selain itu, fluktuasi harga bahan baku dan akses pembelian yang jauh turut menjadi hambatan signifikan bagi keberlangsungan usaha mereka.
“Kami sering kesulitan mendapatkan bahan baku berkualitas dengan harga stabil. Selain itu, peralatan yang kami gunakan masih manual sehingga produksi tidak bisa banyak,” ujar salah satu pengrajin lokal.Selasa (25/11/2025)
Di sisi lain, masalah pemasaran juga menjadi sorotan. Meskipun produk kerajinan Tanjung Batu memiliki nilai estetika tinggi, banyak pengrajin merasa belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk platform digital.
Minimnya pelatihan pemasaran online membuat mereka kalah bersaing dengan produk serupa dari daerah lain. Pemerintah daerah melalui dinas terkait menyatakan siap memberikan dukungan untuk pengembangan usaha kreatif ini.
Program yang direncanakan meliputi pelatihan digital marketing, penyediaan bantuan alat produksi, dan pembentukan sentra kerajinan untuk memudahkan proses promosi serta distribusi produk.
“Kami melihat potensi besar dari para pengrajin di Tanjung Batu. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” ungkap perwakilan dinas koperasi dan UMKM setempat.
Para pengrajin berharap analisis kebutuhan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pihak swasta untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi kreatif di Tanjung Batu.
Dengan adanya penguatan dari sisi produksi hingga pemasaran, sektor kerajinan penghias rumah tangga di wilayah tersebut diprediksi dapat berkembang pesat dan menjadi sumber pendapatan penting bagi masyarakat.
Sumber : Ahmad Zuhri Fakultas : FKIP
Jurusan pendidikan.
Pewarta : Emi




















