Keamanan Di Siantar Merosot, Warga Mendesak Polisi Tumpas Habis Aksi Begal Berkedok Debt Collector

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Pematangsiantar – Gelombang desakan masyarakat untuk tumpas habis aksi kekerasan dan praktik ilegal begal debt collector semakin menguat setelah Komunitas Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal (BARA HATI) menggelar aksi demonstrasi di PT Mitra Panca Nusantara, Kelurahan Sumber Jaya, Kota Pematangsiantar.

Aksi protes itu menyita perhatian publik karena massa menilai tindakan sejumlah oknum Debt Collector di lapangan sudah semakin meresahkan warga.

Massa BARA HATI terlihat membawa berbagai poster dan spanduk yang menuntut tindakan tegas terhadap para pelaku yang diduga melakukan perampasan kendaraan dan kekerasan berkedok debt collector.

Mereka meminta agar praktik-praktik tersebut tidak lagi dibiarkan dan harus ditumpas habis hingga ke akar-akarnya agar Kota Pematangsiantar kembali aman bagi seluruh masyarakat.

Dalam orasi-orasinya, para demonstran menilai bahwa praktik penagihan dengan cara kasar, intimidasi, bahkan dugaan perampasan kendaraan yang dilakukan beberapa oknum debt collector telah melampaui batas.

Mereka menilai situasi ini membuat rasa aman masyarakat menurun drastis. Karena itu, aksi demo ini disebut sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap tindakan yang dianggap melanggar hukum dan mencederai hak-hak konsumen.

Selain itu, massa juga menyampaikan desakan kepada Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M Sitinjak, agar segera mengevaluasi dan mencopot Kasat Reskrim Iptu Sandi Riz Akbar dan Kanit Jatanras.

Menurut pengunjuk rasa, kedua pejabat itu dinilai belum mampu memberikan jaminan keamanan maksimal terhadap masyarakat dari maraknya aksi kekerasan yang dilakukan oknum debt collector. Meski demikian, desakan tersebut ditegaskan sebagai aspirasi massa, bukan keputusan hukum.

Ketua BARA HATI dalam pernyataannya menyebut bahwa masyarakat membutuhkan penegakan hukum yang tegas, cepat, dan nyata.

Ia menilai bahwa apabila aksi begal debt collector tidak segera ditumpas habis, maka keresahan dan ketakutan warga akan semakin meningkat.

Oleh sebab itu, mereka meminta pihak kepolisian memberi perhatian khusus dan bertindak tanpa kompromi terhadap pelaku tindakan ilegal di lapangan.

Di sisi lain, sejumlah warga yang ikut hadir dalam aksi tersebut mengatakan bahwa mereka telah terlalu sering melihat atau mengalami sendiri tindakan kasar yang dilakukan oknum debt collector.

Banyak yang mengaku takut melintas di area tertentu karena maraknya aksi perampasan, penghadangan, atau pengambilan kendaraan secara paksa. Karena itu, aksi BARA HATI dianggap sebagai penyambung suara rakyat kecil yang selama ini merasa tidak berdaya.

Aksi unjuk rasa ini berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Meski berlangsung damai, suara masyarakat tampak sangat tegas dan keras menolak segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan profesi debt collector.

Mereka berkomitmen akan terus menyuarakan tuntutan ini sampai para pelaku ilegal benar-benar ditindak dan praktik tersebut hilang dari Kota Pematangsiantar.

Masyarakat berharap agar aksi ini membuka mata seluruh pihak, terutama perusahaan pembiayaan dan aparat penegak hukum, bahwa keamanan publik adalah hal yang tidak bisa dinegosiasikan.

Mereka menegaskan bahwa gerakan untuk tumpas habis begal debt collector bukanlah gerakan emosional, tetapi jeritan panjang dari warga yang ingin kembali hidup aman, tenang, dan bebas dari intimidasi di tanah kelahirannya. (Sam Hadi Purba)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Ogan ilir Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Ajang Syiar Islam Pembinaan Generasi Qur’ani
IMF President M. Al Dausari Visits Indonesia To Ensure Readiness For 2026 Asia Minifootball Championship
Pejabat PUPR Siap Turun ke Lokasi, Pemkot Palembang Merespons Keluhan Banjir Talang Jambe
Awal Tahun Langsung Tancap Gas, BPPRD Muba Amankan Pajak Perusahaan Besar
Saat Rumah Ditinggal Yasinan, Emas Dan Uang Raib Di Gondol Maling, Polsek Tanjung Raja Lakukan Olah TKP
Inovasi Jurnalistik Berbasis Kewirausahaan, Ketua PWRI Muba Diganjar Penghargaan Internasional
Polsek Tanjung Batu Polres Ogan Ilir Amankan Kegiatan SPEKTRA PMR 2026 Di SMP Negeri 1 Tanjung Batu
Hasil Pengecekan dan Patroli Polsek pemulutan, Debit Air Sungai Di Wilayah Pemulutan Terpantau Mengalami Penurunan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:08 WIB

Wakil Bupati Ogan ilir Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Ajang Syiar Islam Pembinaan Generasi Qur’ani

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:29 WIB

IMF President M. Al Dausari Visits Indonesia To Ensure Readiness For 2026 Asia Minifootball Championship

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:36 WIB

Pejabat PUPR Siap Turun ke Lokasi, Pemkot Palembang Merespons Keluhan Banjir Talang Jambe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:12 WIB

Awal Tahun Langsung Tancap Gas, BPPRD Muba Amankan Pajak Perusahaan Besar

Senin, 2 Februari 2026 - 16:33 WIB

Saat Rumah Ditinggal Yasinan, Emas Dan Uang Raib Di Gondol Maling, Polsek Tanjung Raja Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru

Mandailing Natal

Diduga Tak Sesuai SOP, MBG Gunakan Air Sungai Untuk Bahan Pangan

Rabu, 4 Feb 2026 - 13:54 WIB