RADARCenter, Palembang (02/11/2025) – Observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa di Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, mengungkap bahwa budidaya lele skala rumah tangga memiliki potensi ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Hasil wawancara dengan salah satu pembudidaya menunjukkan bahwa usaha ini mulai dijalankan sejak satu tahun lalu dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai lokasi kolam terpal.
“Saya memulai budidaya lele ini karena modalnya tidak terlalu besar dan bisa memakai halaman samping rumah. Permintaannya juga banyak, jadi setiap panen pasti habis,” jelasnya saat diwawancarai.
Meskipun memiliki peluang yang menjanjikan, usaha ini masih menghadapi sejumlah kendala. Biaya pakan menjadi masalah utama karena menghabiskan biaya produksi terbesar sehingga keuntungan tidak maksimal.
“Pengeluaran paling besar itu pakan. Kadang untungnya kecil sekali karena harga pakan naik,” ujarnya.
Selain itu, kualitas air yang sering berubah, terutama saat musim hujan, membuat ikan rentan stres dan terserang penyakit. Minimnya modal usaha juga membuat pembudidaya sulit memperbesar kapasitas kolam maupun meningkatkan produktivitas.
Pembudidaya mengaku menjalankan usahanya secara otodidak tanpa pelatihan khusus dari lembaga terkait. Pengetahuan mengenai manajemen kualitas air, pengendalian penyakit, teknik pemberian pakan, hingga strategi pemasaran masih terbatas. Selama ini pemasaran hanya dilakukan di sekitar lingkungan sehingga pendapatan belum optimal.
Di sisi lain, potensi pengembangan budidaya lele di Kalidoni dinilai cukup besar. Lingkungan yang mendukung, tersedianya lahan pekarangan, serta permintaan pasar yang tinggi menjadi faktor pendorong usaha ini untuk terus berkembang. Pembudidaya juga menyatakan kesediaan untuk mengikuti pelatihan apabila ada pendampingan dari pemerintah, perguruan tinggi, atau lembaga lainnya.
Mahasiswa sebagai pihak yang melakukan observasi merekomendasikan beberapa langkah pengembangan, seperti pelatihan teknis budidaya lele, pendampingan pemasaran, pemanfaatan pakan alternatif yang lebih ekonomis, serta peningkatan kemampuan pencatatan keuangan usaha. Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan dukungan modal dan sarana agar usaha budidaya lele di Kecamatan Kalidoni dapat tumbuh lebih baik dan berkelanjutan.
Dengan program pendampingan yang tepat, budidaya lele dinilai mampu menjadi usaha produktif yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan memperkuat sektor perikanan skala rumah tangga di wilayah
tersebut.
Sumber ; Reva Nabila, Mahasiswi UNSRI Jurusan pendidikan Masyarakat.
Pewarta : Emi




















