Kakanwil Kemenag Sumsel Ajak Masyarakat Jadi Duta Halal: Produk Halal Bukan Sekadar Makanan

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARcenter, Palembang — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, membuka kegiatan Literasi Sadar Halal Bagi Kelompok Masyarakat di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) APRIN Palembang, Kamis (30/10/2025).

Dalam sambutannya, Syafitri mengajak para peserta untuk menjadi duta halal di Sumatera Selatan yang aktif menyuarakan pentingnya memilih dan memproduksi produk halal di lingkungan masing-masing.

“Saya ingin mereka ini mendapat sertifikat sebagai Duta Halal Sumatera Selatan, yang menyuarakan kepada publik untuk teliti memilih produk yang digunakan atau diproduksi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehalalan suatu produk bukan hanya soal bahan makanan, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan dan kepatuhan syariat.

Syafitri mencontohkan, produk sehari-hari seperti gagang kacamata, sepatu, hingga kosmetik juga perlu diperhatikan kehalalannya.

Kegiatan ini digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI dan Kemenag RI, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelaku UMKM, terhadap pentingnya produk halal.

Sebanyak 200 pelaku usaha lokal di Palembang turut serta dalam kegiatan ini. Hadir pula Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Iqbal Romzi, Kasubdit Bina Ekosistem Halal BPJPH Zainuddin, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Palembang Yudi Setiawan, serta Ketua STIE APRIN Dasmadi.

Dalam pemaparannya, Zainuddin menjelaskan bahwa percepatan sertifikasi halal merupakan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 dan PP Nomor 42 Tahun 2024, yang akan diberlakukan penuh mulai Oktober 2026. Karena itu, pemerintah meluncurkan program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

“Halal di Indonesia adalah kewajiban. Sertifikasi halal bukan hanya tuntutan agama, tetapi juga kepatuhan hukum. Setelah Oktober 2026, produk tanpa sertifikat halal tidak boleh lagi beredar,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Iqbal Romzi menekankan bahwa lembaga halal kini berdiri sebagai badan independen berdasarkan Perpres Nomor 153, yang menjamin kenyamanan dan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Produk bersertifikat halal punya daya saing lebih tinggi. Masih ada kuota gratis untuk UMKM, mari segera manfaatkan kesempatan ini,” ajaknya.

Dari sisi kesehatan, Yudi Setiawan menambahkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan program sertifikasi halal.

“Ini bagian dari komitmen bersama untuk memberikan jaminan mutu dan kepercayaan kepada konsumen,” pungkasnya.

(Adi/Humas Kemenag Sumsel)

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke 18 Gerindra, Ahmad Wazir Noviandi Ajak Kader Jaga Kekompakan dan Dukung Program Presiden Prabowo
Kapolres Muba Tegaskan Penegakan Hukum Tak Kendor Di Wilayah Perlintasan Sungai Lilin
Polsek Pemulutan Ogan Ilir Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Di Desa Mekar Jaya
Siswa Yang Tidak Ada Orang Tua Berhak Dapat Kesehatan, Kenapa Tiem Menghalangi Ikut Sosialisasi DBD Di SDN 204 Palembang
Tragis di Ngada: Siswa SD Negeri di NTT Tewas Gantung Diri, Orang Tua Kesulitan Lunasi Biaya Sekolah Rp 1,2 Juta
Wakil Bupati Ogan ilir Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Ajang Syiar Islam Pembinaan Generasi Qur’ani
IMF President M. Al Dausari Visits Indonesia To Ensure Readiness For 2026 Asia Minifootball Championship
SMPN 25 Palembang Terima Bantuan Seragam Sekolah dari Pemkot Palembang

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:07 WIB

HUT ke 18 Gerindra, Ahmad Wazir Noviandi Ajak Kader Jaga Kekompakan dan Dukung Program Presiden Prabowo

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:36 WIB

Kapolres Muba Tegaskan Penegakan Hukum Tak Kendor Di Wilayah Perlintasan Sungai Lilin

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:29 WIB

Polsek Pemulutan Ogan Ilir Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Di Desa Mekar Jaya

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:33 WIB

Siswa Yang Tidak Ada Orang Tua Berhak Dapat Kesehatan, Kenapa Tiem Menghalangi Ikut Sosialisasi DBD Di SDN 204 Palembang

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:08 WIB

Wakil Bupati Ogan ilir Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Ajang Syiar Islam Pembinaan Generasi Qur’ani

Berita Terbaru

Polda Sumatera Selatan

Profil Irjen Sandi Nugroho, Lulusan Akpol Peraih Adhi Makayasa 1995 

Kamis, 5 Feb 2026 - 19:31 WIB