RADARCenter, Ogan Ilir – Sosok Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja, Polres Ogan Ilir, Agus Akbar, SH,.SDSS,.TMK yang akrab disapa masyarakat luas dengan julukan “Agus Tembak”, kini kembali menuai apresiasi atas kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, berawal dari meniti karir saat bertugas sebagai Katim Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polrestabes Palembang, khususnya sebagai pimpinan di Tim Resmob
Kini, Agus Akbar bertugas di Kepolisian Resort (Polres) Ogan Ilir, Agus dikenal sebagai perwira polisi yang tegas, cepat, dan terukur dalam bertindak, khususnya terhadap pelaku tindak pidana yang melawan petugas saat proses penegakan hukum.
Namun demikian, setiap tindakan yang diambil tetap berlandaskan prosedur hukum dan standar operasional Kepolisian.
Sejak bertugas di Polrestabes Palembang hingga penempatan di Polsek Indralaya, Agus tercatat telah menangani dan mengungkap berbagai kasus kriminal bersama timnya. Rekam jejak tersebut berlanjut saat dirinya bertugas di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja.
Tak hanya itu, saat dipercaya menjadi bagian dari tim keamanan Pondok Pesantren Raudatul Ulum Sakatiga, atas penunjukan pimpinan ponpes, Ustadz Wafah, Agus dan tim berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian yang sebelumnya meresahkan. Sejak itu, lingkungan pondok pesantren dinilai jauh lebih aman dan kondusif.
Terbaru, Agus kembali mencatatkan keberhasilan dengan mengungkap kasus pencurian emas seberat 23 suku dan uang tunai sebesar Rp20 juta, kasus yang sempat menghebohkan warga Tanjung Raja pada awal 2026 ini.
Warga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kinerja aparat Kepolisian yang dinilai responsif dan berwibawa. Mereka berharap situasi keamanan di Tanjung Raja khususnya, dan Kabupaten Ogan Ilir pada umumnya, semakin kondusif serta seluruh kasus yang masih tertunda dapat segera terungkap.
“Aamiin, semoga Tanjung Raja tetap aman dan terkendali,” ujar salah seorang warga.
Diwaktu yang berbeda, Yopi 007 anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ogan Ilir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Polsek Tanjung Raja, khususnya Kanit Reskrim Agus, atas keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.
“Dari awal saya telah menduga, kalau pelaku pencurian emas dan uang di Tanjung Raja pasti tertangkap, karna saya sudah bertahun tahun bersama Pak Agus saat dia masih bertugas di Polrestabes Palembang, jadi saya tahu betul sepak terjang Pak Agus dalam mengungkap pelaku tindak pidana kejahatan yang meresahkan masyarakat,” kata Yopi yang dulunya akrab disapa Irawan Pasar 16 Ilir.
Menurut Yopi, sewaktu ia menjabat sebagai staf administrasi Satpam Pertopas 16 Ilir Kota Palembang. Ia terus berhubungan dengan Agus Akbar dalam menciptakan suasana lingkungan Pasar 16 yang kondusif.
“Pak Agus adalah figur polisi yang cepat, tegas, terukur, berwibawa, dan bijaksana dalam mengayomi, melayani, serta melindungi masyarakat. Kalau ada laporan, dia bersama tiem langsung turun ke lapangan memburu para pelaku yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya.
Sejak berubah profesi dari staf administrasi Satpam Pertopas 16 Ilir menjadi wartawan, dan tergabung di PWI Kabupaten Ogan Ilir. Hubungannya dengan Agus Akbar terputus.
“Selama enam tahun saya putus kontak dengan Pak Agus, bertemu kembali dengannya, saat dia menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Indralaya, dan kini Pak Agus menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja,” pungkasnya.
Pewarta : Medy




















