RADARCenter, Palembang– Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang terus fokus melakukan penyidikan secara profesional terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi proyek lampu jalan diwilayah Kota Palembang.
Pihak kejaksaan hingga saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 51 saksi, terdiri dari pihak swasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengungkap dugaan adanya penyimpangan tersebut.
Menurut Kasi Intelijen Kejari Palembang, Dr. Mochamad Ali Rizza mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan guna memperdalam fakta-fakta perkara secara menyeluruh.
“Hingga hari ini penyidik Pidsus telah melakukan pemeriksaan terhadap 51 orang saksi yang berasal dari berbagai unsur, terdiri dari pihak swasta dan ASN,” katanya, Rabu (15/07/2026)
Proses hukum dipastikan masih terus berjalan dan penyidik masih akan menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi lainnya, untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek lampu jalan tersebut secara profesional demi mengungkap pihak-pihak yang terlibat.
Diwaktu yang berbeda, Irawan Koordinator Forum Koalis Pers Sumatera Selatan (FKP-SS) menuturkan, terkait berkembangnya informasi yang beredar tersebut. Meminta pihak meminta agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut secara
profesional dan transparan, jangan sampai terkesan ada yang ditutup tutupi.
“Seandainya didalam proses penyidikan muncul dugaan adanya nama-nama yang diduga menerima aliran fee terkait proyek lampu jalan tersebut, agar pihak penyidik mengusut tuntas perkara tersebut. Dan juga sebaliknya, jika apabila tidak terbukti, maka pihak penyidik harus juga menyampaikannya kepada publik,” tegasnya.
Diungkapkan Irawan, berdasarkan penelusuran tim nya dilapangan, masih banyaknya keluhanan masyarakat yang diwilayahnya belum ada penerangan lampu jalan.
“Masih ada diwilayah Kota Palembang yang belum ada penerangan lampu jalan, bahkan banyak juga terdapat lampu jalan yang tidak menyala lagi, yang tak kunjung mendapat perhatian dari pihak dinas terkait, walau sering dilaporkan,” terangnya.
Selain itu, Ia juga menuturkan bahwa masih banyak terdapat lampu jalan yang belum di ganti dengan penerangan Light Emitting Diode (LED).
“Masih banyak terdapat lampu jalan yang belum dilakukan pergantian ke LED. Padahal kalau dilakukan penggantian, dapat menghemat biaya listrik hingga 40-50% dan memberikan penerangan yang lebih optimal untuk keamanan pengguna jalan,” pungkasnya. (RC/Diana)


















