Dinkes Ogan Ilir Keluarkan Edaran Waspada Penyakit Campak

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Ogan Ilir– Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir mengeluarkan surat edaran kewaspadaan terhadap penyakit campak sejak Januari 2026 sebagai respons atas meningkatnya jumlah kasus tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (04/05/2026). Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 108 kasus campak di Ogan Ilir.

“Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya sekitar 40 kasus. Dari total tersebut, 7 kasus sudah terkonfirmasi positif, sementara lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium karena spesimen belum keluar,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kasus mulai terpantau sejak awal tahun 2026. Salah satu faktor utama penyebab lonjakan ini adalah masih rendahnya cakupan imunisasi pada bayi dan balita.

“Kurangnya vaksinasi sejak usia dini menjadi penyebab utama. Padahal virus campak sangat cepat dan masif dalam penyebarannya,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan terus menggalakkan program imunisasi lengkap bagi anak usia 0 hingga 59 bulan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak sehingga mampu mencegah penularan campak.

Selain itu, bagi anak yang menunjukkan gejala, petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui pengambilan sampel serum darah. Penanganan juga dilakukan dengan pemberian vitamin A sesuai usia serta obat-obatan berdasarkan gejala yang dialami pasien.

“Jika ada gejala seperti demam, ruam merah, batuk, dan pilek, segera bawa ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat,” imbaunya.

Dinas Kesehatan juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak dengan memastikan imunisasi dasar lengkap terpenuhi.

Melalui langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap penyebaran campak di Ogan Ilir dapat ditekan serta tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB) di kemudian hari.

Pewarta : Emi

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Ogan Ilir Melalui Polsek Tanjung Raja Cek Rumah Warga Roboh Akibat Cuaca Ekstrem Di Desa Sungai Pinang II
Dugaan Kejanggalan Tes Masuk SMPN 1 Sungai Pinang Dan Diduga Oknum Guru backingi Penerimaan Murid Baru
Kapolsek Indralaya Meninjau Lokasi Dan Berikan Bantuan kepada Keluarga rumah Kebakaran Di Pulau Semambu
Operasi Senpi Musi 2026, Warga Serahkan Senjata Api Rakitan kepada Polres Ogan Ilir sebagai Wujud Kesadaran Hukum
Wabup Ogan Ilir Beserta Rombongan Tinjau Rumah Kebakaran Milik Sekretaris PWI Ogan Ilir Di Desa Semambu
SDN 06 Pemulutan Selatan Gelar Perpisahan, Warga Pertanyakan Transparansi Iuran Rp410 Ribu per-Siswa
Posyandu Desa Sungai Rotan, Penimbangan Dan Pembagian Susu Balita Berjalan Lancar ​
Surat Somasi Belum Ada Tanggapan Dari Sekda Kota Palembang, Ketua LBH PWI Sumsel Pasang Sepanduk Diatas Tanah Milik Yuliani

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:49 WIB

Polres Ogan Ilir Melalui Polsek Tanjung Raja Cek Rumah Warga Roboh Akibat Cuaca Ekstrem Di Desa Sungai Pinang II

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:28 WIB

Dugaan Kejanggalan Tes Masuk SMPN 1 Sungai Pinang Dan Diduga Oknum Guru backingi Penerimaan Murid Baru

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:13 WIB

Operasi Senpi Musi 2026, Warga Serahkan Senjata Api Rakitan kepada Polres Ogan Ilir sebagai Wujud Kesadaran Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:09 WIB

Wabup Ogan Ilir Beserta Rombongan Tinjau Rumah Kebakaran Milik Sekretaris PWI Ogan Ilir Di Desa Semambu

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:39 WIB

SDN 06 Pemulutan Selatan Gelar Perpisahan, Warga Pertanyakan Transparansi Iuran Rp410 Ribu per-Siswa

Berita Terbaru