Musdes Hutabangun Disorot, Warga Kritik Pengumuman Mendadak Dan Minim Transparansi Desa

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARCenter, Mandailing Natal ~ Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, menjadi sorotan publik setelah dinilai tidak memberi ruang partisipasi maksimal bagi warga.

Musdes yang digelar pada Jumat pagi (24/04/2026) itu disebut berlangsung dengan pengumuman mendadak. Informasi baru disampaikan melalui pengeras suara masjid sekitar pukul 08.30 WIB, sementara kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai kesiapan dan keterbukaan pemerintah desa dalam menyelenggarakan forum strategis tersebut. Pasalnya, hari Jumat merupakan waktu di mana sebagian besar warga beraktivitas di sawah dan kebun.

Seorang warga berinisial REN mengungkapkan kekecewaannya terhadap pola pengumuman tersebut. Ia menilai cara itu tidak memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi.

“Diumumkan setengah jam sebelum acara. Sementara hari Jumat banyak warga ke sawah dan kebun. Seharusnya diumumkan sejak malam dan diingatkan kembali pagi harinya. Dari dulu kepala desa sebelumnya pun seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, Musdes seharusnya menjadi ruang terbuka yang menjamin keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan. Namun, pola komunikasi yang dinilai mendadak justru berpotensi mengurangi kualitas partisipasi publik.

Di sisi lain, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) disebut menyampaikan bahwa masih akan ada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) lanjutan. Meski demikian, hal ini belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran warga terkait transparansi tahapan perencanaan.

Adapun hasil Musdes yang dihimpun meliputi perawatan lampu penerangan, penambahan titik lampu, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Satu poin tambahan lainnya disebut ada, namun belum teridentifikasi secara rinci.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Hutabangun Jae telah dilakukan berulang kali oleh pihak terkait. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Minimnya respons tersebut semakin memperkuat pertanyaan publik terkait komitmen pemerintah desa dalam menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Musdes sejatinya menjadi ruang penting dalam memastikan kebijakan desa lahir dari aspirasi masyarakat secara terbuka dan inklusif.

Pewarta : Magrifatulloh

Editor     : Yopi

Follow WhatsApp Channel www.radarcenter.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.
Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot
20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas
Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam
Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga
Bendahara SATMA AMPI Madina Desak Bupati Periksa Kades Dan BPD Muara Batang Angkola, Dugaan Pengutipan 5 Persen Peti Harus Diusut
SATMA AMPI Madina Soroti Dugaan Keterlibatan Kades Rantopanjang dalam PETI: Satgas Jangan Hanya Rapat Dan Susun Rencana
Program Revitalisasi SDN 018 LP, Redaksi Media Online Serahkan Surat Konfirmasi Kepada Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:55 WIB

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Selasa, 15 September 2026 - 08:44 WIB

Dugaan Oknum PNS Dinas KB Lingga Bayu Terlibat PETI dan Penampungan Emas Disorot

Kamis, 10 September 2026 - 13:33 WIB

20 Siswa Di Madina Tumbang, Dilarikan Ke Puskesmas

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Misteri Kematian Anak Di Siabu, Kepala SMPN 3 Siabu Enggan Klarifikasi Status Satpam

Kamis, 3 September 2026 - 14:28 WIB

Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan Ke Pihak Ketiga

Berita Terbaru

Mandailing Natal

PETI di Belakang Kantor Bupati Madina, Tiga Warga Meregang Nyawa.

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:55 WIB