RADARCenter, OGAN ILIR – Serikat Pemuda dan Masyarakat (SPM) Sumatera Selatan berencana akan menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejari Ogan Ilir.
Koordinator aksi, Yovi Meita mengatakan aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan pada Rabu (15/04/2026) mendatang.
Rencananya, massa akan mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan praktik pungli di Kemenag Ogan Ilir.
“Kami mendesak Kajari Ogan Ilir mengusut tuntas dugaan pungli pencairan sertifikasi guru PAI oleh oknum pejabat Kemenag Ogan Ilir,” kata Yovi kepada wartawan di Indralaya, Kamis (15/04/2026).
Yovi dan para aktivis di SPM Sumatera Selatan mengaku mendapat informasi terkait pungli yang sangat meresahkan tersebut.
“Sudah ada beberapa keluhan masuk kepada kami. Untuk mengurus pemberkasan pencairan sertifikasi harus bayar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu per orang. Ini tidak benar dan harus diberantas,” tegas Yovi.
Rencananya, aktivis SPM Sumatera Selatan berjumlah 50 orang akan melakukan long march ke kantor Kejari Ogan Ilir.
Surat pemberitahuan aksi unjuk rasa telah disampaikan kepada Sat Intelkam Polres Ogan Ilir.
“Sebagai warga negara yang baik dan patuh hukum, kami menyerahkan surat pemberitahuan ini tujuh hari sebelum aksi unjuk rasa,” tutup Yovi.
Polisi membenarkan telah menerima surat pemberitahuan unjuk rasa dari SPM Sumatera Selatan.
“Iya, sudah diterima,” kata Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir AKP Hendry Antonius.
Pewarta : Emi
Editor : Yopi




















